Senin, 14 September 2026 WIB
BREAKING
POLITIK PEMERINTAHAN

Diisukan Terlibat Pita Cukai Rokok Ilegal, Misbakhun Bantah: Saya Tak Melakukan

Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun memberikan penjelasan terkait isu pita cukai rokok ilegal
Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun membantah terlibat dalam pemesanan pita cukai rokok ilegal (. (Ilustrasi: AI)

Menurut laporan yang beredar, Misbakhun disebut pernah menawarkan pemesanan pita cukai rokok kepada seorang pengusaha rokok sekitar dua tahun lalu, dengan Adi Harnowo sebagai perantaranya.

Tokoh Lokal: Lihat Rekam Jejak Utuh

Penyebutan nama Misbakhun dalam pemberitaan itu menarik perhatian di dapilnya. Wahid Nurahman, salah satu tokoh masyarakat Kabupaten Probolinggo, menekankan publik tidak boleh serta-merta menganggap narasi dalam pemberitaan sebagai fakta.

“Publik perlu melihat rekam jejak dan kontribusi beliau secara utuh. Jika ada tuduhan atau dugaan tertentu, tentu harus dibuktikan berdasarkan fakta dan proses hukum yang objektif, bukan hanya asumsi atau opini,” kata Wahid.

Wahid mengaku sudah lama mengamati perjalanan politik Misbakhun dalam membela petani tembakau. Misbakhun, tuturnya, merupakan salah satu anggota DPR RI yang paling konsisten memperjuangkan kepentingan petani tembakau, buruh pabrik rokok, dan keberlangsungan industri hasil tembakau nasional.

“Selama ini Pak Misbakhun memang dikenal sangat gigih menyuarakan agar Cukai Hasil Tembakau tidak dinaikkan demi melindungi ekosistem industri rokok nasional. Aspirasi dan tekanan politik yang konsisten ia suarakan membuahkan hasil setelah pemerintah memutuskan tidak menaikkan tarif cukai rokok pada tahun 2026,” kata Wahid.

Ormas Bela Konsistensi Perjuangan

Sekretaris Ormas Madas Serumpun Agus Cahyono turut menyuarakan hal serupa. Menurut Cahyono, pemberitaan cenderung mendiskreditkan Misbakhun tanpa mengulas perjuangannya membela petani tembakau dan buruh industri secara mendalam.

“Jangan sampai perjuangan itu diabaikan hanya karena adanya narasi yang terus-menerus membangun citra negatif terhadap beliau. Pak Misbakhun selama ini dikenal konsisten memperjuangkan nasib petani tembakau, buruh pabrik rokok, dan masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada sektor tembakau,” ujar Cahyono.

Kasus ini menunjukkan ketegangan antara berita investigatif yang menyebut nama publik figur dengan pembelaan terhadap rekam jejak.

Sebagai anggota dewan dari daerah penghasil tembakau, posisi Misbakhun dalam isu regulasi cukai rokok memang kerap menjadi sorotan ketika kebijakan pemerintah menyangkut tarif. Bagaimana investigasi DJBC akan melanjutkan penyelidikan ini, masih menunggu perkembangan berikutnya.

Halaman:12Semua Halaman

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda