TULUNGAGUNG — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Tulungagung bersiap menambah empat armada baru senilai Rp4,22 miliar guna meningkatkan respons penanganan kebakaran dan penyelamatan. Empat unit kendaraan tersebut telah diusulkan melalui APBD Perubahan 2026 dan kini menunggu pengesahan dari pemerintah provinsi.
Pelaksana Tugas Kepala Damkarmat Tulungagung Galih Nusantoro mengatakan, setelah APBD Perubahan disahkan, unit pemadam akan segera merealisasikan pengadaan tersebut. “Setelah APBD Perubahan disahkan, kami akan segera merealisasikan pengadaan empat unit armada baru tersebut,” ujarnya pada Rabu.
Komposisi armada penambahan terdiri atas satu unit mobil pemadam kebakaran dengan kapasitas 4.000 liter, dua unit kendaraan pemadam fungsional berkapasitas 350 liter masing-masing, serta satu unit kendaraan operasional untuk membawa personel. Penambahan ini akan ditempatkan di Markas Komando Damkarmat setelah pengadaan selesai.
Menjangkau Area Permukiman Padat
Menurut Galih, kendaraan pemadam fungsional roda tiga menjadi kebutuhan kritis untuk menjangkau lokasi kebakaran di kawasan permukiman padat dengan jalan sempit yang tidak dapat diakses oleh armada berukuran besar. Kehadiran unit berukuran kompak ini memungkinkan petugas pemadam untuk bergerak lebih cepat dalam kondisi geografis menantang.
Penambahan armada juga merupakan respons terhadap perkembangan wilayah pelayanan Damkarmat Tulungagung. Saat ini, dinas telah mengoperasikan Pos Bantu Ngunut di bagian timur kabupaten untuk mempercepat waktu respons terhadap peristiwa kebakaran di kawasan tersebut.
Rencana Kajian Kebutuhan 2027
Selain pengadaan armada, Damkarmat Tulungagung merencanakan kajian komprehensif terhadap kebutuhan layanan pada tahun 2027. Studi ini akan memetakan potensi kebakaran di berbagai wilayah dan menentukan lokasi strategis untuk pendirian pos bantu tambahan.
“Hasil kajian nanti akan menjadi dasar untuk menentukan kebutuhan pos bantu maupun penguatan sarana dan prasarana pemadam kebakaran ke depan,” kata Galih. Pendekatan perencanaan ini menunjukkan strategi jangka panjang Damkarmat dalam meningkatkan kesiapsiagaan daerah menghadapi risiko kebakaran.
Penambahan armada di Tulungagung sejalan dengan tren yang terjadi di daerah lain di Indonesia. Sejumlah pemda juga memperkuat kapasitas pemadam kebakaran mereka dengan pengadaan armada khusus. Kota Bukittinggi di Sumatera Barat, misalnya, baru-baru ini mendatangkan armada Skylift dengan jangkauan ketinggian hingga 18 meter untuk menangani kebakaran di bangunan bertingkat.
Langkah-langkah penguatan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mengurangi risiko kebakaran sambil meningkatkan kecepatan respons dan keselamatan warga. Dengan infrastruktur yang lebih baik, petugas pemadam diharapkan dapat lebih efektif menangani berbagai skenario kebakaran sesuai kondisi geografis lokal masing-masing daerah.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.