Inflasi pada kelompok ini mencapai 7,77 persen YoY, dengan andil 6,53 persen. Meskipun demikian, harga emas perhiasan yang menjadi pemicu utama di kelompok ini justru mengalami deflasi -0,01 persen MtM. Hal ini membantu menahan laju inflasi inti.
Peta Daerah Inflasi: Sulawesi Utara Paling Parah
Sebanyak 36 dari 38 provinsi di Indonesia mengalami inflasi pada September 2026. Provinsi Sulawesi Utara mencatatkan inflasi bulanan tertinggi sebesar 3,53 persen MtM, sekaligus inflasi tahunan tertinggi secara nasional mencapai 7,59 persen YoY. Sementara itu, deflasi terdalam terjadi di Nusa Tenggara Timur (-0,35 persen MtM). Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan inflasi tahunan terendah, yaitu 2,55 persen YoY.
Dampak Inflasi terhadap Perekonomian
Kenaikan inflasi ini memiliki sejumlah implikasi:
- Pasar Saham dan Kurs Rupiah: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah ke 6.062 pada sesi pembukaan 1 Oktober 2026, menunjukkan kekhawatiran investor akan potensi penahanan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia. Nilai tukar rupiah juga melemah ke Rp17.915 per dolar AS, dipengaruhi oleh kenaikan yield US Treasury dan penguatan indeks dolar.
- Daya Beli Masyarakat: Kenaikan harga komoditas pangan seperti cabai rawit dan beras secara signifikan menekan daya beli masyarakat. Belanja rumah tangga dilaporkan naik hingga 20 persen dibandingkan bulan sebelumnya di beberapa daerah.
- Kebijakan Moneter: Meskipun inflasi 3,28 persen masih dalam target BI, posisi di atas titik tengah 2,5 persen mengindikasikan bahwa Bank Indonesia kemungkinan akan mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) di level 6 persen dan tidak akan melakukan penurunan suku bunga tahun ini. Inflasi inti yang justru turun ke 2,82 persen YoY dari 2,92 persen menunjukkan bahwa kenaikan inflasi bukan disebabkan oleh permintaan yang memanas, melainkan oleh faktor pasokan pangan dan energi.
BPS mengingatkan bahwa bulan Oktober berpotensi kembali mengalami inflasi pangan akibat musim hujan dan gangguan distribusi. Instansi terkait diminta untuk menjaga stabilitas pasokan cabai, beras, dan daging ayam guna mengantisipasi lonjakan harga lebih lanjut.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.