Minggu, 4 Oktober 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Menteri Pigai Tak Takut Diganti, Makanya Dia ke Bali saat Reshuffle Kabinet

Menteri HAM Natalius Pigai memberikan pernyataan di Denpasar, Bali terkait isu reshuffle kabinet
Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menegaskan tidak takut dicopot dari jabatan di tengah isu reshuffle kabinet. Ia tetap fokus pada pekerjaan daripada spekulasi perubahan posisi. (Ilustrasi: AI)

DENPASAR — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai membuktikan keberaniannya dengan tetap melakukan kunjungan kerja ke Bali, sekalipun isu reshuffle kabinet mencuat. Sikap santainya menjadi pertanda bahwa ia sama sekali tidak khawatir akan diganti Presiden Prabowo Subianto.

“Tidak ada (takut). Kalau saya takut, untuk apa saya ke Bali? Mending tunggu, lihat-lihat handphone di Jakarta saja. Nunggu kan biasa saja,” ujar Pigai di Denpasar, Bali, Jumat (3 Oktober 2026).

Pernyataan itu merupakan respons langsung terhadap spekulasi yang berkembang mengenai kemungkinan perubahan susunan kabinet. Pigai menunjukkan bahwa keputusan tetap bekerja ketika isu reshuffle sedang hangat adalah bukti nyata ketidakkhawatirannya.

Menteri berusia belasan tahun ini menekankan bahwa pergantian menteri adalah hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto semata. Pigai tidak akan ikut-ikutan khawatir atau spekulasi yang beredar di media massa dan percakapan publik. Ia menyerahkan sepenuhnya evaluasi kinerjanya kepada Presiden.

“Pigai terkenal karena kerja. Mana ada kalau orang terkenal kalau tanpa kerja, diam-diam,” ujar Pigai dengan penuh percaya diri. “Yang menilai itu Presiden. Presiden yang memiliki kapasitas, otoritas, hak prerogatif untuk menilai KPI (Key Performance Index) para menteri.”

Evaluasi Berbasis Data, Bukan Opini

Pigai memandang Presiden Prabowo sebagai seorang intelektual yang akan membuat keputusan evaluasi berdasarkan fakta dan data nyata, bukan sekadar hasil survei atau penilaian media massa. Keyakinan ini menjadi fondasi ketenangan dirinya menghadapi situasi saat ini.

“Pak Prabowo itu intelektual. Intelektual itu menilai berbasis kepada data. Oleh karena itulah penilaian-penilaian itu kepada Presiden, bukan oleh survei, bukan oleh wartawan,” kata Pigai.

Menurut Pigai, kinerja setiap menteri harus diukur dari kontribusi nyata dan pencapaian terukur, bukan dari spekulasi atau popularitas sesaat. Presiden, dalam pandangannya, memiliki kapasitas intelektual dan otoritas konstitusional untuk melakukan evaluasi komprehensif terhadap setiap anggota kabinet.

Fokus pada Pekerjaan, Bukan Posisi

Sikap Pigai mencerminkan dedikasi penuhnya pada tugas sebagai Menteri HAM. Ia mengakui bahwa sejak tiba di Bali, pikirannya sama sekali tidak tertuju pada kemungkinan perubahan posisi dalam struktur pemerintahan.

“Saya datang ke sini tidak pernah mikir posisi saya akan berubah atau tidak. Saya kerja saja,” terangnya. Pendekatan ini menunjukkan bahwa Pigai memilih memprioritaskan eksekusi tugas daripada khawatir dengan dinamika internal pemerintahan.

Reshuffle kabinet yang mungkin terjadi di masa depan tidak dijadikan beban psikologis bagi Pigai. Ia melihatnya sebagai keputusan administrasi yang sepenuhnya berada di tangan kepemimpinan puncak negara. Dengan logika itu, Pigai tetap bekerja dengan fokus penuh tanpa gangguan keraguan.

Pernyataan Pigai pada Jumat tersebut memberikan isyarat bahwa di antara menteri-menteri dalam kabinet Prabowo, setidaknya ada satu figur yang menunjukkan kedewasaan dalam menghadapi ketidakpastian. Sementara beberapa menteri mungkin sibuk melakukan “politisasi perlindungan posisi,” Pigai memilih strategi berbeda: fokus pada kerja dan percaya pada evaluasi Presiden.

Momen kunjungan kerja Pigai ke Bali di tengah bergulirnya isu reshuffle menjadi contoh nyata bahwa kepercayaan diri seorang pemimpin tidak selalu ditampilkan melalui pernyataan defensif, melainkan melalui tindakan yang tetap konsisten dengan tanggung jawab publik.

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Cek Penerima Bansos PKH & BPNT Kemensos 4 Oktober 2026: Cara Cek NIK KTP Online