JAKARTA — Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan perombakan besar-besaran di tubuh kepolisian dengan merotasi 88 perwira tinggi dan perwira menengah. Salah satu posisi strategis yang mengalami pergantian adalah Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri, yang kini dipercayakan kepada Irjen Pol Rudi Darmoko.
Pergantian ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 yang diterbitkan pada Jumat, 2 Oktober 2026. Dalam struktur baru tersebut, Irjen Pol Rudi Darmoko menggantikan Irjen Pol RZ Panca Putra yang dipindahtugaskan ke Bareskrim Polri untuk penugasan di Kementerian Hukum.
Posisi Kalemdiklat menjadi krusial dalam pembinaan karier dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan Polri. Irjen Pol Rudi Darmoko bukanlah sosok asing dalam bidang pengembangan kompetensi anggota.
Sebelum ditunjuk menjadi Kalemdiklat, ia sempat menduduki jabatan sebagai Kepala Sekretariat Pimpinan (Kasespim) Lemdiklat Polri serta menjabat Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak 20 Mei 2025.
Latar Belakang Pendidikan dan Karier
Rekam jejak Rudi Darmoko cukup menonjol di kalangan internal Polri. Lahir di Jakarta pada 7 Desember 1971, jenderal bintang dua ini merupakan lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1993 dan meraih penghargaan Adhi Makayasa. Ia merupakan putra dari mendiang Letkol Inf (Purn) Jumadi, sosok yang dikenal sebagai pelatih Presiden Prabowo Subianto semasa di Kopassus TNI AD.
Secara akademik, Rudi telah menyelesaikan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2002 dan menuntaskan program Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Polri pada 2008. Pengalaman panjang di bidang sumber daya manusia diproyeksikan akan membawa penyegaran pada sistem pendidikan dan pelatihan kepolisian ke depannya.
Dinamika Mutasi Besar-besaran
Mutasi kali ini tidak hanya menyasar level Mabes Polri, melainkan juga pergeseran jabatan di tingkat kewilayahan. Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa perombakan ini merupakan kebutuhan organisasi yang bersifat rutin.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” ujar Johnny melalui keterangan tertulisnya pada Sabtu, 3 Oktober 2026.
Selain penunjukan Kalemdiklat baru, data menunjukkan bahwa terdapat 19 posisi Kapolda yang turut mengalami penyegaran. Beberapa di antaranya meliputi jabatan Kapolda Metro Jaya yang diisi Irjen Pol Dadang Hartanto, Kapolda Jatim yang dijabat Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, hingga penugasan Brigjen Pol Hendra Kurniawan sebagai Kapolda Banten.
Pergeseran ini mencakup 14 jabatan pejabat utama Mabes Polri.
Selain nama Rudi Darmoko, beberapa perwira tinggi lain yang menempati pos baru antara lain Komjen Pol Asep Edi Suheri sebagai Irwasum Polri, Irjen Pol Dedy Kusuma Bakti sebagai Kabaintelkam Polri, serta Irjen Pol Asep Safrudin yang kini menjabat Kabareskrim Polri.
Penataan struktur ini menjadi langkah awal Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam memantapkan jajaran kepemimpinannya setelah resmi dilantik, guna meningkatkan efektivitas pelayanan serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.