Selasa, 6 Oktober 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Enam Saham MNC di Bawah Rp50, Nasib Emiten Hary Tanoe Berbeda

Enam Saham MNC di Bawah Rp50, Nasib Emiten Hary Tanoe Berbeda
Enam Saham MNC di Bawah Rp50, Nasib Emiten Hary Tanoe Berbeda

Enam dari sembilan emiten di bawah MNC Group kini diperdagangkan di bawah Rp50 setelah batas harga minimum saham Rp1 berlaku. Dalam sepekan penerapan aturan baru, tekanan paling besar pada sejumlah saham tampak pada KPIG, BABP, dan BCAP.

Perubahan harga minimum di Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai berjalan pada Senin, 28 September 2026. Sebelumnya, saham di pasar reguler memiliki batas bawah Rp50. Aturan baru membuka ruang harga hingga Rp1 per saham.

Data yang dihimpun sepekan setelah penerapan menunjukkan jumlah emiten MNC di bawah Rp50 bertambah. Sebelum rezim baru berlaku, dua saham tercatat berada di bawah batas lama; kini jumlahnya enam dari sembilan emiten yang disebut dalam laporan. Tiga lainnya masih bertahan di atas Rp50 meski mengalami koreksi.

KPIG, saham MNC Tourism, turun Rp7 atau 14 persen menjadi Rp43 dari Rp50. Sejak awal tahun, harganya telah merosot 72,61 persen, setara penurunan Rp114 dari posisi Rp157 pada 2 Januari 2026. Kapitalisasi pasarnya tercatat Rp4,61 triliun.

Tekanannya terasa.

Saham Bank MNC, BABP, jatuh 22 poin atau 44 persen menjadi Rp28 dari Rp50. Secara year to date, BABP terkoreksi 51,72 persen atau Rp30 dibandingkan harga Rp58 pada 2 Januari. Kapitalisasi pasar emiten ini Rp1,23 triliun.

MNC Kapital Indonesia atau BCAP melemah Rp21, setara 42 persen, ke Rp29 dari Rp50. Penurunan sejak awal tahun mencapai 50 persen atau Rp29 dari harga Rp58 pada 2 Januari 2026.

Situasi itu berawal dari posisi sejumlah saham MNC yang sudah rendah menjelang perubahan aturan. Pada penutupan perdagangan Jumat, 25 September, BHIT berada di Rp21 dan IPTV di Rp24. BABP, BCAP, serta KPIG masing-masing ditutup pada Rp50. Dengan demikian, lima saham terkait kelompok usaha Hary Tanoesoedibjo berada di rentang Rp21-Rp50 sebelum batas harga baru diterapkan.

Perubahan batas bawah membuat harga saham murah dapat bergerak lebih leluasa di pasar reguler, termasuk turun di bawah Rp50. Namun, data yang tersedia belum merinci kinerja seluruh enam emiten MNC yang kini berada di bawah level itu.

Bahan sumber juga menyebut perbedaan nasib emiten yang dikaitkan dengan Jusuf Hamka, tetapi tidak memuat nama saham maupun angka pergerakannya. Adapun dari data yang dirinci untuk kelompok MNC, KPIG tercatat turun 72,61 persen sejak awal tahun.

Sumber: emitennews.com

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair