EINDHOVEN — Ivan Perisic akan kembali memperkuat PSV saat menjamu SC Heerenveen di Stadion Philips pada Jumat depan, setelah jeda internasional bersama Kroasia berakhir dengan kekalahan telak dari Inggris. Mantan pelatih PSV Aad de Mos menilai Perisic lebih cocok bermain di posisi menyerang bersama klub, tempat ia punya ruang untuk maju dan menciptakan peluang.
Kroasia sempat membuka periode internasional dengan kemenangan 2-1 atas Republik Ceko. Namun, tim itu kemudian kalah 4-1 dari Spanyol di Seville dan takluk 7-0 dari Inggris akhir pekan lalu.
Bagi Perisic, kepulangan ke Eindhoven berarti kembali ke peran yang lebih akrab. Saat menghadapi Inggris, ia bermain sebagai bek kiri dan mendapat tugas bertahan menghadapi Bukayo Saka. Di PSV, pemain berusia 37 tahun itu biasanya bergerak lebih maju.
Ivan Perisic dinilai lebih efektif di lini serang PSV
De Mos menilai perbedaan peran itu ikut menjelaskan mengapa Perisic dapat memberi dampak lebih besar bersama PSV. Ia menyebut skuad klub asuhan Peter Bosz lebih kuat dibandingkan tim nasional Kroasia saat ini.
“Ini adalah tim yang lebih kuat dari tim nasional Kroasia saat ini. Mereka semua adalah pemain-pemain tua yang berada di pertandingan terakhirnya,” kata De Mos dalam tayangan video Eindhovens Dagblad bersama pengamat PSV Rik Elfrink.
Ia juga menggambarkan betapa berat kekalahan Kroasia dari Inggris. “Orang-orang Inggris itu telah mengalahkan mereka dengan cara yang luar biasa. Kemudian Anda senang bisa kembali ke sarangnya, di mana banyak sepak bola dimainkan.”
Perisic tak hanya kembali ke lingkungan klub yang dikenalnya. Perubahan posisi juga memberi gambaran konkret soal tuntutan berbeda yang ia hadapi: di Kroasia ia bermain lebih dalam, sementara PSV memberinya kebebasan untuk membantu serangan dari sisi lapangan.
“Di sini dia bisa mendominasi, dan tentu saja di sinilah dia berada dalam performa terbaiknya,” ujar De Mos. “Dia bermain sebagai bek kiri melawan Saka, yang juga merupakan peran yang tidak dia miliki di Eindhoven.”
Peran sayap memberi ruang untuk menekan dan mengirim umpan
Menurut De Mos, Perisic dapat mendorong bola jauh ke depan ketika bermain untuk PSV, lalu mengirim umpan silang dari area lebar. Penilaian itu menekankan bahwa kontribusi sang pemain tidak hanya ditentukan pengalaman, tetapi juga seberapa cocok tugas di lapangan dengan kekuatannya.
“Di sini dia mendorong ke depan empat puluh hingga lima puluh meter. Lalu memberikan empat atau lima umpan silang, dan sisanya mungkin bertahan satu atau dua kali,” jelas De Mos, seperti dikutip PSV Inside.
Dampaknya terasa pada keseimbangan permainan PSV. Jika Perisic mendapat ruang untuk maju, ia dapat memberi pilihan serangan dari sayap sekaligus membuat lawan harus memperhitungkan umpan silang. Sebaliknya, tugas sebagai bek kiri menempatkannya lebih sering menghadapi ancaman lawan dan membatasi waktu yang bisa ia habiskan di area menyerang.
PSV akan kembali beraksi di Eredivisie dengan menjamu Heerenveen di Stadion Philips. Pertandingan itu dijadwalkan pukul 8 malam, menurut bahan yang diberikan. Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Perisic untuk kembali ke peran yang dinilai De Mos paling sesuai dengan kemampuannya.
De Mos menilai sang pemain bisa lebih banyak memengaruhi permainan ketika bergerak maju dan beroperasi di area yang lebih tinggi. Perisic mengakhiri periode internasional setelah Kroasia kalah 7-0 dari Inggris.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.