JAKARTA — Kadin Indonesia menempatkan dukungan bagi UMKM sebagai salah satu fokus setelah memasuki usia 58 tahun. Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menyampaikan arah itu dalam Gala Dinner HUT Kadin di Jakarta, Kamis (8/10/2026), saat organisasi tersebut juga mendorong penguatan perannya bagi dunia usaha.
Perayaan ulang tahun itu berlangsung setelah Kadin genap berusia 58 tahun pada 24 September. Anindya mengatakan momentum tersebut tidak berhenti pada seremoni, melainkan menjadi kesempatan untuk memperbesar kontribusi organisasi bagi perekonomian nasional melalui jaringan Kadin di tingkat provinsi dan daerah serta asosiasi dan himpunan.
“Jadi Ketika melaksanakan ulang tahun kita merayakan bukan saja tanpa hari jadi tapi bagaimana kita bisa berkontribusi lebih banyak lagi 58 tahun ke depan,” kata Anindya kepada awak media di Fairmont Hotel Jakarta Pusat.
Revisi UU Kadin jadi agenda penting
Salah satu agenda yang disorot ialah mendorong implementasi revisi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri. Pada September 2026, DPR RI menyetujui revisi aturan itu menjadi rancangan undang-undang usul inisiatif DPR.
Rancangan tersebut mengatur status kelembagaan, peran, dan kewenangan Kadin sebagai mitra strategis pemerintah dalam menghadapi dinamika perekonomian nasional. Bagi organisasi, perubahan aturan menjadi bagian dari upaya memperkuat fungsi Kadin dalam menghubungkan kebutuhan dunia usaha dengan pemerintah.
Anindya berharap rancangan undang-undang itu nantinya memberi manfaat yang lebih besar, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Ia menekankan besarnya porsi UMKM dalam jumlah perusahaan di Indonesia sebagai alasan Kadin perlu membuat kontribusinya lebih terasa bagi kelompok usaha tersebut.
“Nah, salah satu yang kita utamakan adalah bagaimana rancangan undang-undang ini. Justru bisa membawa dampak dan manfaat yang lebih besar lagi. Buat dunia usaha karena bagaimanapun juga, saya selalu menyampaikan, Kadin sudah cukup baik 58 tahun ini.
Tapi ke depannya, kita tahu bahwa 97 persen dari saudara kita. Itu ada di UMKM, dari sisi jumlah perusahaan. Nah, apa yang kita bisa lakukan buat mereka, itu adalah sesuatu yang akan membuat Kadin lebih bermakna lagi,” ujar Anindya.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.