Senin, 12 Oktober 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Asing Net Sell Rp 2,44 Triliun Pekan Lalu, Lepas Saham GOTO dan Bank Jumbo

Asing Net Sell Rp 2,44 Triliun Pekan Lalu, Lepas Saham GOTO dan Bank Jumbo
Asing Net Sell Rp 2,44 Triliun Pekan Lalu, Lepas Saham GOTO dan Bank Jumbo

JAKARTA — Asing net sell mencapai Rp 2,44 triliun pada perdagangan saham 5-9 Oktober 2026, dengan saham GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) menjadi yang paling banyak dilepas. Saham sejumlah bank besar, termasuk Bank Central Asia (BBCA), Bank Mandiri (BMRI), dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI), juga masuk daftar jual investor asing.

Nilai penjualan bersih itu turun 51,49% dibandingkan pekan sebelumnya, ketika net sell asing tercatat Rp 5,03 triliun. Data Stockbit menunjukkan, meski investor asing aktif melepas saham, transaksi pasar pada pekan lalu lebih banyak digerakkan investor domestik.

GOTO paling banyak dilepas investor asing

Investor asing menjual bersih saham GOTO senilai Rp 663,2 miliar. Nilai itu menempatkan perusahaan teknologi tersebut di urutan teratas saham yang paling banyak dijual asing selama periode perdagangan pekan lalu.

Setelah GOTO, BBCA mencatat net sell Rp 293,5 miliar. Saham BMRI dilepas senilai Rp 235,5 miliar, sedangkan nilai jual bersih BBRI mencapai Rp 183,2 miliar.

Deretan saham itu memperlihatkan tekanan jual terkonsentrasi pada emiten dengan karakter berbeda: perusahaan teknologi dan bank-bank besar. Namun, data tersebut mencatat aktivitas jual bersih selama satu pekan, bukan dengan sendirinya menjelaskan alasan investor melepas saham atau arah keputusan mereka berikutnya.

Nilai net sell asing memang masih besar, tetapi penyusutannya dibanding pekan sebelumnya memberi gambaran bahwa tekanan jual bersih melandai. Angka mingguan ini perlu dibaca bersama pergerakan indeks dan komposisi transaksi, bukan sebagai gambaran tunggal tentang kondisi seluruh pasar.

Transaksi domestik dominan, IHSG naik tipis

Pada pekan 5-9 Oktober, investor domestik menyumbang 77% aktivitas perdagangan mingguan, sementara investor asing mencatat porsi 23%. Dengan komposisi itu, investor lokal mendominasi transaksi di pasar saham pada periode tersebut.

IHSG ditutup di level 6.093, naik 0,94% dari posisi 6.036 pada pekan sebelumnya. Kenaikan indeks terjadi bersamaan dengan net sell asing, sehingga penjualan bersih investor luar negeri tidak serta-merta membuat IHSG berakhir melemah pada pekan itu.

Bagi pembaca pasar, perbedaan antara arus investor asing dan pergerakan indeks penting untuk dicermati. Net sell menunjukkan nilai jual bersih dalam periode tertentu, sedangkan perubahan IHSG mencerminkan pergerakan indeks secara keseluruhan. Keduanya memberi informasi berbeda dan tidak cukup untuk dijadikan satu-satunya dasar keputusan investasi.

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair