Data Kemnaker menunjukkan jumlah pekerja yang melaporkan terkena PHK melalui JKP hingga September. Angka tersebut menggambarkan laporan yang masuk melalui sistem itu, sementara keterangan Iqbal memberi konteks mengenai tekanan yang dihadapi sebagian sektor manufaktur, terutama perusahaan berorientasi ekspor.
Pasar global ikut menentukan kegiatan produksi
Tekanan pada tekstil, garmen, dan alas kaki tidak semata-mata berkaitan dengan biaya tenaga kerja. Pesanan dari pasar internasional ikut menentukan seberapa aktif perusahaan menjalankan produksi. Jika permintaan berkurang saat harga bahan baku, energi, dan logistik meningkat, ruang perusahaan untuk mempertahankan biaya operasional menjadi lebih sempit.
Iqbal juga menyinggung pengaruh kondisi perekonomian dan geopolitik dunia. Ketidakpastian global dan perlambatan pasar internasional dapat memengaruhi permintaan atas produk Indonesia. Bagi perusahaan yang bergantung pada pembeli luar negeri, perubahan permintaan itu dapat berimbas pada rencana produksi dan kebutuhan tenaga kerja.
Situasi ini membuat keberlangsungan usaha dan perlindungan pekerja berjalan beriringan. Perusahaan perlu menghadapi tekanan biaya dan pesanan, sedangkan pekerja menanggung akibat ketika efisiensi berujung pada PHK. Angka laporan JKP memberi gambaran skala pekerja terdampak, tetapi tidak merinci jumlah khusus dari industri tekstil, garmen, atau sepatu.
Berikutnya, perkembangan permintaan internasional dan biaya produksi akan menjadi hal yang perlu dicermati dalam melihat tekanan terhadap sektor ekspor. Keterangan yang disampaikan Iqbal menempatkan dua faktor itu—pesanan yang melemah dan ongkos yang meningkat—sebagai tantangan utama bagi perusahaan dalam mempertahankan kegiatan usaha dan tenaga kerja.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.