Tekanan belum berarti indeks pasti turun. Namun, kombinasi posisi IHSG di bawah 6.000 dan inflasi AS di atas konsensus membuat ruang pemulihan jangka pendek perlu dicermati bersama risiko koreksi.
Daftar saham pilihan dua analis
BRI Danareksa merekomendasikan PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC). Rekomendasi ini muncul saat tim riset menilai indeks masih rentan tertekan.
Sementara itu, analis BinaArtha Sekuritas Ivan Rosanova memilih PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Bank Mandiri Tbk. (BMR), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).
Pilihan tersebut bukan berarti seluruh saham akan bergerak searah dengan IHSG atau terhindar dari tekanan pasar. Rekomendasi analis perlu dibaca bersama risiko masing-masing emiten dan kondisi perdagangan, terutama saat indeks belum kembali melewati level psikologis 6.000.
Rosanova menilai penguatan IHSG pada Rabu (14/10) masih terbatas. Level 6.014 dinilai cukup kuat sebagai resistance, sementara peluang indeks menguji kembali support 5.850 dan 5.768 masih terbuka pada sisa perdagangan pekan itu.
Level teknikal yang dicermati
Dalam proyeksi Rosanova, support IHSG berada di 5.768, 5.607, dan 5.521. Adapun resistance berada di 6.128, 6.273, 6.423, dan 6.552.
Perbedaan level antara analisis BRI Danareksa dan BinaArtha mencerminkan penggunaan proyeksi teknikal masing-masing. Investor dapat mencermati area yang disebut setiap analis tanpa menganggap satu angka sebagai kepastian pergerakan indeks.
Untuk perdagangan Kamis (15/10), perhatian berikutnya tertuju pada kemampuan IHSG bertahan di area support dan kembali mendekati 6.000. Pergerakan DXY serta yield US Treasury juga akan menjadi faktor yang dipantau pasar.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.