Minggu, 18 Oktober 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Chris Woakes Kritik Rob Key soal Cara Inggris Mencoretnya

Chris Woakes dan kisah perpisahan dari tim kriket Inggris
Chris Woakes mengenang cara dirinya diberi tahu bahwa ia tak lagi masuk rencana Inggris dalam autobiografinya. (Ilustrasi: AI)

LONDON — Perpisahan dari tim nasional bisa terasa lebih menyakitkan daripada keputusan tak memanggil seorang pemain. Chris Woakes menilai direktur pengelola kriket Inggris, Rob Key, menyampaikan akhir keterlibatannya dengan cara yang dingin dan kurang pantas.

Dalam autobiografinya, The Wizard, mantan fast bowler Inggris itu mengatakan Key seharusnya berbicara dengannya secara pribadi sebelum mengumumkan kepada media bahwa Woakes tidak lagi masuk rencana tim. Woakes menerima pencoretan dari skuad Ashes dan berakhirnya kontrak, tetapi keberatan dengan cara kabar itu disampaikan.

Chris Woakes merasa pantas diajak bicara lebih dulu

Key pernah menyatakan, “Chris Woakes isn’t in our plans,” lalu menegaskan, “at all.” Mengutip tulisan Woakes, The Guardian melaporkan bahwa bagian akhir pernyataan itu terasa dingin dan kurang pantas baginya.

Woakes tidak menggambarkan hubungan mereka sebagai permusuhan. Ia justru menilai pilihan kata Key bisa saja terlontar tanpa maksud seperti yang ia tangkap. Namun, menurutnya, percakapan pribadi semestinya dilakukan sebelum informasi itu disampaikan kepada pers.

“I have always got on well with Rob and maybe those words slipped out, not necessarily how he meant them. But he could have easily had that conversation first with me, rather than the press,” tulis Woakes dalam buku tersebut, seperti dikutip The Guardian.

Ia mengatakan keduanya hampir tidak berbicara sejak kejadian itu. Woakes juga mengakui olahraga profesional bergerak cepat dan menyisakan sedikit ruang untuk loyalitas ketika tim terus beralih ke pemain berikutnya. Ia masih yakin suatu saat mereka akan membicarakan persoalan tersebut.

Dari cedera di The Oval hingga pensiun internasional

Woakes memainkan 217 pertandingan internasional untuk Inggris di berbagai format, termasuk 62 laga Test. Penampilan terakhirnya dalam kriket bola merah terjadi pada Test kelima melawan India di The Oval, Agustus 2025.

Saat itu, ia mengalami dislokasi bahu ketika berjaga di lapangan. Meski cedera, Woakes tetap turun memukul demi membantu tim. Upaya itu tidak membawanya masuk skuad Inggris untuk Ashes, dan ia kemudian mengumumkan pensiun dari kriket internasional.

Halaman:12Semua Halaman

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda