Senin, 19 Oktober 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

BGN Siapkan Akses CCTV Dapur SPPG untuk Orang Tua dan Kepala Sekolah

Akses CCTV dapur SPPG untuk pengawasan program Makan Bergizi Gratis
Uji coba pembagian Makan Bergizi Gratis secara prasmanan. (Ilustrasi: AI)

Orang tua dan kepala sekolah direncanakan dapat ikut memantau dapur penyedia makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan akses kamera pengawas atau CCTV di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), agar pelaksanaan program bisa diawasi oleh pihak yang berkaitan langsung dengan siswa.

Rencana itu memberi sekolah dan keluarga jalur untuk melihat proses di dapur, bukan hanya menerima makanan yang sudah sampai kepada siswa. Namun, bahan yang tersedia belum menjelaskan kapan akses dibuka, bagaimana mekanismenya, atau apakah seluruh dapur SPPG akan terhubung.

Akses CCTV dapur SPPG untuk pengawasan MBG

BGN berencana melibatkan orang tua siswa dan pihak sekolah dalam pengawasan pelaksanaan MBG melalui akses kamera pengawas. Dapur SPPG menjadi titik yang dipantau dalam rencana tersebut.

Pengawasan dari sekolah dan keluarga berhubungan langsung dengan penerima program: para siswa. Dengan akses kamera, mereka direncanakan dapat melihat kegiatan di dapur yang menyiapkan makanan. Bahan sumber tidak merinci bagian dapur yang masuk jangkauan kamera maupun batas waktu pemantauan.

Informasi yang disampaikan juga belum memuat keterangan tentang tata cara pemberian akses. Belum dijelaskan apakah orang tua dan kepala sekolah akan memakai sistem atau kanal yang sama, bagaimana identitas pengguna diverifikasi, serta siapa yang mengelola rekaman CCTV.

Peran orang tua dan sekolah dalam program MBG

Pelibatan keluarga dan sekolah dapat membuat pengawasan program lebih dekat dengan lingkungan siswa. Orang tua mempunyai kepentingan terhadap makanan yang diterima anak, sedangkan pihak sekolah berada di lingkungan tempat MBG dilaksanakan. Rencana BGN membuka peluang bagi keduanya untuk ikut mengawasi proses di dapur.

Bagi penerima manfaat, akses semacam ini dapat menambah keterlihatan proses penyediaan makanan. Namun, keberadaan CCTV saja belum menerangkan standar yang dipakai untuk menilai proses dapur. Bahan sumber tidak menyebut ketentuan kebersihan, pemeriksaan mutu makanan, ataupun langkah yang harus diambil bila pengawas melihat masalah.

Karena itu, rincian pelaksanaan akan menentukan seberapa berguna akses tersebut bagi orang tua dan sekolah. Keterangan mengenai cakupan kamera, prosedur akses, dan penanganan temuan belum tersedia dalam bahan yang diberikan. BGN juga belum menyampaikan jadwal penerapan dalam informasi sumber.

Rencana pengawasan masih menunggu rincian

BGN menyebut rencana pelibatan orang tua dan sekolah dalam pengawasan MBG melalui kamera pengawas. Informasi yang ada belum menyatakan bahwa akses sudah berjalan atau tersedia di seluruh dapur SPPG.

Sumber juga menyertakan foto uji coba pembagian MBG secara prasmanan. Foto itu menggambarkan kegiatan pembagian makanan, tetapi tidak memberikan rincian tambahan tentang sistem CCTV atau pelaksanaan akses bagi orang tua dan kepala sekolah.

Perhatian berikutnya tertuju pada penjelasan teknis dari BGN: kapan akses dimulai, siapa yang bisa menggunakannya, dan bagaimana pemantauan dilakukan. Rincian itu akan menentukan cara sekolah dan keluarga ikut mengawasi dapur SPPG dalam program MBG.

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Cek Penerima Bansos PKH & BPNT Kemensos 19 Oktober 2026: Cara Cek NIK KTP Online