Dalam pesan itu, penulis menyatakan mendukung eksperimen dan pelatihan model, tetapi menilai klaim bahwa NovaSpark bukan penyempurnaan model Comma.ai tidak benar. IQ.Lvbs membantah tuduhan tersebut dan menyatakan modelnya dikembangkan secara mandiri.
“The claim that NovaSpark is Rebellious Hope with a short fine-tune and an unchanged policy does not survive scrutiny, and we’re not sure how Comma came to that conclusion, especially considering that they do not possess NovaSpark’s model weights or ONNX,” kata IQ.Lvbs dalam pernyataan yang dikutip The Register.
Cat, desainer UI/UX yang menjadi salah satu dari tiga orang di balik IQ.Lvbs, mengatakan kepada The Register bahwa NovaSpark lebih maju daripada model kecil dan besar terbaru Comma.ai. Menurut Cat, persaingan kemampuan model menjadi alasan mereka mengembangkan NovaSpark. Pernyataan itu merupakan penilaian dari pihak IQ.Lvbs, bukan hasil pengujian independen yang disertakan dalam bahan sumber.
Dampaknya menyentuh pengguna perangkat dan pengembang
Bagi penguji beta, tuduhan akses ke perangkat serta berkas berkendara privat menimbulkan pertanyaan praktis tentang keamanan data yang dikumpulkan selama pengujian.
Namun, IQ.Lvbs belum merinci dalam bahan yang tersedia apakah ada data pengguna yang benar-benar diambil atau perangkat yang berhasil diakses. Karena itu, dugaan upaya pencurian belum dapat disamakan dengan bukti kebocoran yang terkonfirmasi.
Perselisihan ini juga memperlihatkan ketergantungan pengembang aplikasi kendaraan pada perangkat dan komunitas perusahaan lain. IQ.Lvbs memperkenalkan modelnya di kanal Comma.ai karena NovaSpark memerlukan perangkat kamera perusahaan tersebut.
Ketika akses kanal dan model diperdebatkan, pengembang kecil berpotensi menghadapi hambatan untuk menguji produk di ekosistem yang juga menjadi tempat mereka bersaing.
Comma.ai sedang diselidiki National Highway Traffic Safety Administration untuk menilai apakah teknologi otomasi berkendaranya berkontribusi terhadap lima kecelakaan dan tiga kematian. Penyelidikan itu merupakan konteks terpisah; bahan sumber tidak mengaitkannya dengan dugaan serangan terhadap IQ.Lvbs.
The Register melaporkan bahwa Comma.ai dan Schäfer tidak menanggapi permintaan komentar yang dikirim ke beberapa alamat. Akun Torq_boi juga tidak membalas pesan langsung yang meminta tanggapan. IQ.Lvbs mengatakan sedang meninjau pilihan hukum dan mempertimbangkan melibatkan pihak berwenang.
Langkah itu akan menentukan ke mana tuduhan yang saat ini bertumpu pada klaim perusahaan dan data log tersebut dibawa berikutnya.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.