Rabu, 21 Oktober 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Presiden Prabowo Instruksikan Penanganan Karhutla Lebih Masif dan Terpadu

Presiden Prabowo Instruksikan Penanganan Karhutla Lebih Masif dan Terpadu
Presiden Prabowo Instruksikan Penanganan Karhutla Lebih Masif dan Terpadu

JAKARTA — Penanganan karhutla diperintahkan Presiden Prabowo Subianto berlangsung lebih masif, termasuk dengan memperkuat operasi udara memakai pesawat Hercules. Arahan itu disampaikan dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 19 Oktober 2026, untuk mempercepat upaya mengatasi kebakaran hutan dan lahan.

Perintah tersebut juga mencakup pengerahan TNI-Polri, dinas terkait, dan masyarakat secara terpadu. Pemerintah diminta mengambil langkah konkret sekarang, bukan menunggu hujan turun untuk membantu memadamkan kebakaran.

Usai rapat, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman mengatakan Presiden menekankan percepatan penanganan dengan pengerahan sumber daya yang tersedia. Salah satu arahan menyasar peningkatan kapasitas operasi udara.

“Tadi dikerahkan juga, diperintahkan kepada Panglima TNI, dry ice yang sekarang sudah dilakukan menggunakan pesawat casa, ini sudah diperintahkan menggunakan hercules,” ucap Dudung.

Operasi udara dan pengerahan personel

Dudung menjelaskan, penggunaan Hercules diarahkan untuk mendukung operasi yang sebelumnya menggunakan pesawat Casa. Keterangan yang disampaikan usai rapat itu menyebut penggunaan dry ice sebagai bagian dari langkah operasi udara.

Instruksi Presiden tidak berhenti pada dukungan dari udara. Personel TNI dan Polri, petugas dinas kehutanan, serta masyarakat juga diminta terlibat dalam penanganan di lapangan.

“Perintah Presiden agar lebih masif kembali tentang pengerahan pasukan, petugas baik TNI, Polri, maupun Dinas Kehutanan, termasuk masyarakat yang dilibatkan. Nah ini betul-betul harus secara masif terukur dan dilaksanakan dengan segera,” lanjut Dudung.

Penekanan pada gerak terpadu berarti unsur yang menangani karhutla diminta bekerja bersama dan segera menjalankan tindakan. Bagi warga di wilayah terdampak, kecepatan pengerahan personel dan dukungan operasi udara berhubungan langsung dengan upaya menekan kebakaran tanpa menunggu perubahan cuaca.

Harus bergerak segera.

Presiden minta tak menunggu hujan

Dudung menyatakan Presiden meminta jajaran pemerintah tidak menjadikan hujan sebagai syarat untuk mulai bertindak. Arahan itu menempatkan kerja lapangan dan pengerahan sumber daya sebagai langkah yang harus dilakukan secepatnya.

“Jadi Bapak Presiden juga menyampaikan jangan menunggu turun hujan, tapi segera perbuat. Beliau keras sekali tadi menyampaikan pada kami, untuk penanganan ini betul-betul dilaksanakan dengan kerja keras,” pungkasnya.

Instruksi tersebut disampaikan dalam rapat terbatas yang dipimpin Prabowo di Istana Merdeka pada Senin. Keterangan mengenai arahan Presiden disampaikan Dudung setelah rapat, sebagaimana diberitakan BPMI Setpres.

Pelaksanaan berikutnya bergantung pada tindak lanjut seluruh unsur yang diperintahkan: penguatan operasi udara dengan Hercules dan pengerahan personel secara masif, terukur, serta segera. Presiden meminta upaya itu berjalan tanpa menunggu hujan.

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Cek Penerima Bansos PKH & BPNT Kemensos 21 Oktober 2026: Cara Cek NIK KTP Online