Sabtu, 24 Oktober 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Robot humanoid Unitree kembangkan kemampuan belajar mandiri

Robot humanoid Unitree kembangkan kemampuan belajar mandiri
Robot humanoid Unitree kembangkan kemampuan belajar mandiri

Tantangan utamanya bukan sekadar membuat robot bergerak. Musk mengatakan Optimus saat ini masih kesulitan menyelesaikan beragam tugas secara mandiri. Robot perlu memahami lingkungan, merencanakan gerakan, lalu melaksanakan tugas dengan koordinasi yang tepat.

Bagi industri, jarak antara lini produksi dan robot yang benar-benar berguna di rumah atau tempat kerja masih lebar. Target produksi besar tidak otomatis berarti mesin siap melakukan banyak pekerjaan tanpa pengawasan. Kemampuan memahami situasi dan bekerja konsisten akan menentukan apakah robot bisa keluar dari lingkungan uji yang terkontrol.

Figure mengandalkan data dan ketangkasan tangan

Figure juga mengembangkan generasi robot humanoid berikutnya. CEO Brett Adcock mengatakan peta jalan perusahaan berubah besar selama setahun terakhir. Perusahaan sedang mengerjakan robot generasi keempat, sementara jumlah produksi Figure 03 sudah mencapai empat digit.

Figure menyoroti peningkatan pelacakan ujung jari hingga presisi milimeter. Ketangkasan tangan penting untuk pekerjaan yang melibatkan benda dengan bentuk dan posisi berbeda, bukan hanya gerakan sederhana yang berulang.

Perusahaan mengumpulkan rekaman kegiatan manusia melalui aplikasi Index untuk melatih robot. Menurut Figure, platform itu telah menerima 37,5 juta video. Data tersebut dipakai untuk mengajarkan robot cara melakukan berbagai aktivitas, meski jumlah rekaman saja belum menjamin robot mampu menerapkan keterampilan secara aman di situasi nyata.

Ketahanan juga diuji. Sebuah robot Figure 03 dilaporkan berjalan di atas treadmill selama sembilan hari berturut-turut di kantor pusat perusahaan. Uji itu memberi gambaran tentang kestabilan mesin dalam operasi panjang, tetapi belum menjawab seluruh tantangan penggunaan sehari-hari.

Kapan robot bisa mengurus pekerjaan rumah?

Unitree, Tesla, dan Figure menempuh jalur berbeda: otomatisasi pengembangan perangkat lunak, peningkatan kapasitas produksi, serta pengumpulan data dan penyempurnaan gerak. Ketiganya mengejar tujuan serupa—robot yang dapat menjalankan tugas lebih beragam dengan lebih sedikit arahan manusia.

Dampaknya bagi masyarakat bergantung pada kemampuan itu benar-benar bekerja di luar demonstrasi. Robot yang dapat merapikan ruangan atau mencuci pakaian berpotensi mengubah pekerjaan rumah dan operasional tempat kerja, tetapi keselamatan, keandalan, dan kebutuhan pengawasan tetap menentukan apakah teknologi tersebut praktis digunakan.

Jadwal Unitree menempatkan tugas membersihkan ruangan sebagai sasaran paling dekat, sementara Tesla masih membenahi desain dan kemandirian Optimus. Perusahaan-perusahaan itu kini harus membuktikan bahwa kemajuan di simulasi, lini produksi, dan pengumpulan data bisa diterjemahkan menjadi robot yang konsisten saat berhadapan dengan lingkungan nyata.

Halaman:12Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem FC Mobile Terbaru Hari Ini 24 Oktober 2026: Klaim Pack & Coins Gratis