JAKARTA — SpaceX dan Tesla resmi mengumumkan rencana ambisius untuk membangun fasilitas manufaktur semikonduktor berskala masif di Grimes County, Texas. Proyek yang dikenal dengan nama TeraFab ini diproyeksikan menjadi pusat produksi chip untuk kebutuhan komputasi intensif kedua perusahaan tersebut, dengan komitmen awal investasi mencapai $16,8 miliar.
Skala pembangunan fasilitas ini tergolong luar biasa. SpaceX menyatakan bahwa area konstruksi nantinya akan melampaui 100 juta kaki persegi atau sekitar 9,3 juta meter persegi. Sebagai perbandingan, Elon Musk menyebut ukuran ini berpotensi menjadi bangunan terbesar sekaligus paling berharga di Bumi.
Meski Musk sempat melontarkan klaim bahwa luasnya mencapai 50 kali lipat Pentagon, data resmi perusahaan baru mengonfirmasi luasan di angka 100 juta kaki persegi.
Skala Luar Biasa dan Proyeksi Biaya
Penting untuk dicatat bahwa angka $16,8 miliar merupakan komitmen awal yang masih bisa membengkak. Berdasarkan dokumen pengajuan keringanan pajak properti pada Mei lalu, total biaya proyek ini dalam fase pengembangan lanjutan berpotensi mencapai $119 miliar.
Investasi ini menjadi cerminan dari kekhawatiran Musk terhadap pasokan semikonduktor global yang dianggap tidak mampu memenuhi kebutuhan komputasi Tesla di masa depan.
Dalam upaya mempercepat pengembangan, SpaceX dan Tesla menggandeng Intel sebagai mitra strategis dalam usaha patungan ini.
Teknologi manufaktur 14A milik Intel rencananya akan diimplementasikan untuk memproduksi chip yang dibutuhkan dalam sistem kendaraan canggih, robot humanoid, dan komputasi berbasis ruang angkasa. Kebutuhan komputasi gabungan dari kedua perusahaan tersebut diprediksi melampaui 1 terawatt.
Dampak Lokal dan Keberlanjutan Lingkungan
Kehadiran TeraFab membawa dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat Texas. Perusahaan menjanjikan penyerapan tenaga kerja sedikitnya 3.000 orang, dengan prioritas bagi penduduk dari Grimes County dan Brazos County. Pemerintah daerah setempat bahkan telah menyetujui insentif berupa keringanan pajak properti sebesar 100 persen pada Juni 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap proyek strategis ini.
Menjawab tantangan operasional, pihak perusahaan memastikan penggunaan air untuk keperluan industri akan dialihkan dari Gibbons Creek Reservoir, bukan dari sumber air tanah setempat. SpaceX dan Tesla juga telah menyusun komitmen ketat terkait pengolahan air limbah, konservasi, serta standar pengelolaan material berbahaya yang dihasilkan selama proses produksi semikonduktor berlangsung.
Proyek ini menandai evolusi besar dari konsep Gigafactory yang sebelumnya diterapkan Tesla. Dengan keterlibatan Intel dan skala konstruksi yang menembus batas industri saat ini, TeraFab diprediksi akan menjadi tulang punggung bagi ambisi teknologi masa depan Musk.
Langkah berikutnya, perusahaan akan memulai tahapan konstruksi lebih lanjut sembari menyesuaikan target produksi sesuai dengan kebutuhan riset yang terus berkembang.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.