Minggu, 25 Oktober 2026 WIB
BREAKING
POLITIK PEMERINTAHAN

Donald Trump Mencoblos Lebih Awal, Dukung Semua Kandidat GOP

Donald Trump Mencoblos Lebih Awal, Dukung Semua Kandidat GOP
Donald Trump Mencoblos Lebih Awal, Dukung Semua Kandidat GOP Foto: PBS NewsHour

WEST PALM BEACH — Donald Trump mencoblos lebih awal dalam pemilu sela di Florida pada Sabtu dan mengatakan ia memilih semua kandidat Partai Republik sebelum berangkat ke Georgia untuk menghadiri kampanye. Suaranya ikut menyorot upaya Trump menggerakkan pemilih GOP, meski ia pernah mengkritik pemungutan suara lebih awal dan lewat surat.

Trump datang bersama Ibu Negara Melania Trump ke kantor Supervisor Pemilu Palm Beach County di West Palm Beach. Sebelumnya, ia menghabiskan pagi di lapangan golf yang berada tidak jauh dari lokasi pencoblosan.

Ditanya apakah ia memilih sesuai garis partai, Trump menjawab, “Sangat.” Presiden AS itu kemudian berbicara kepada wartawan di lokasi sebelum melanjutkan agenda politiknya.

Trump mencoblos awal di Florida

Associated Press melaporkan Trump menggunakan hak pilihnya pada pemilu sela yang akan menentukan persaingan politik di berbagai tingkat pemerintahan. Pemilu dijadwalkan berlangsung pada 3 November, menurut laporan SCMP.

Pilihan Trump untuk mencoblos lebih awal menjadi perhatian karena ia sebelumnya kerap menyerang metode pemungutan suara melalui surat, meski pernah menggunakan cara tersebut. Kini, ia mendorong pendukung Republik agar memberikan suara lebih awal.

Perubahan sikap itu punya arti bagi kampanye. Seruan Trump dapat membantu kandidat Republik menjangkau pemilih sebelum hari pemungutan suara, sementara keterlibatannya juga menempatkan dirinya di pusat persaingan. Bloomberg Politics mencatat sejumlah kandidat Republik berusaha menjaga jarak dari Trump, meski ia tetap menjadi figur utama pada hari-hari terakhir kampanye.

Efeknya terasa bagi pemilih Florida: Trump secara terbuka mengaitkan dukungannya dengan kandidat Republik yang bersaing untuk jabatan federal dan negara bagian. Pilihannya juga memberi sinyal kepada basis partai tentang kandidat yang ia ingin mereka dukung.

Dukung kandidat Florida dan bela iklan kampanye

Di Florida, Trump mendukung Byron Donalds, anggota DPR dari Partai Republik yang maju dalam pemilihan gubernur. Donalds bersaing dengan David Jolly, mantan anggota Republik yang kemudian menjadi independen dan Demokrat, untuk menggantikan Gubernur Ron DeSantis yang masa jabatannya terbatas.

Trump juga berkampanye untuk Senator Republik Ashley Moody. Moody berupaya mengisi sisa masa jabatan Senat Marco Rubio, yang sebelumnya menjabat sebagai senator sebelum menjadi menteri luar negeri. Lawannya adalah Angie Nixon, anggota parlemen negara bagian yang berhaluan progresif.

Di lokasi pencoblosan, Trump membela iklan kampanye Vivek Ramaswamy, calon gubernur Republik di Ohio. Iklan itu mendapat kritik karena menampilkan ibu dari Amy Acton, rival Demokrat Ramaswamy, yang telah berpisah darinya.

Dalam laporan Associated Press, ibu Acton kehilangan hak asuh atas anak-anaknya setelah suaminya—ayah tiri anak-anak itu—didakwa memperkosa Acton ketika ia berusia 12 tahun. Trump tetap membela iklan tersebut saat ditanya wartawan.

Soroti gugatan hasil pemilu Alaska dan perang Iran

Trump juga mempertahankan instruksinya kepada pemerintahannya untuk mengajukan gugatan yang berupaya menghentikan pengesahan hasil pemilihan Senat AS di Alaska jika Senator Republik Dan Sullivan kalah. Perselisihan itu berkaitan dengan keberadaan kandidat lain bernama Dan Sullivan pada surat suara.

Langkah tersebut berpotensi membawa sengketa pencalonan ke proses hukum dan membuat pengesahan hasil pemilu menjadi perhatian nasional. Namun, bahan yang tersedia tidak menyebut gugatan itu telah diajukan atau hasil pemilihan telah diketahui.

Ketika ditanya tentang perang di Iran, Trump mengatakan ia mungkin akan menuntaskan konflik itu atau mencapai kesepakatan. “Saya mungkin harus menyelesaikannya. Atau mungkin mereka akan membuat kesepakatan, tetapi saya tidak yakin. Bagaimanapun, kita menang,” kata Trump kepada wartawan.

Melania Trump juga ditanya apakah ia akan bepergian ke Ukraina. Pertanyaan itu muncul setelah ia, menurut laporan Associated Press, menjadi perantara gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina di Oleshky, kota Ukraina yang diduduki Rusia, agar bantuan kemanusiaan dapat dikirim dan warga sipil dievakuasi.

Trump lalu meninggalkan Florida untuk menghadiri kampanye di Georgia. Kepada wartawan di lokasi pemungutan suara, ia menegaskan pilihannya: “Sangat.”

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda