WASHINGTON — Kasus federal ketiga James Comey menambah tekanan hukum terhadap mantan direktur FBI itu: jaksa federal Amerika Serikat menuduhnya mengirim informasi pertahanan nasional secara ilegal dan bersekongkol untuk mengirimkannya. Comey membantah tuduhan tersebut dan menyebut proses hukum itu sebagai penyalahgunaan Departemen Kehakiman.
Dakwaan itu berkaitan dengan komunikasi kepada media pada 2016. Namun, Comey belum didakwa melalui proses dakwaan juri agung dalam perkara ini, dan pengacaranya telah meminta pengadilan membatalkan kasus tersebut.
Kasus ini menyentuh perselisihan lama antara Comey dan Presiden Donald Trump, yang sejak penyelidikan FBI atas campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden 2016 kerap mengkritik mantan pejabat itu. Bagi Comey, perkara terbaru memperpanjang pertarungan hukum sekaligus memperbarui perdebatan soal penanganan informasi rahasia dan independensi penegak hukum.
Kasus Comey terkait laporan media 2016
Dokumen perkara yang dibuka pada Senin menyebut dugaan tindakan Comey berhubungan dengan artikel The New York Times tertanggal 5 Oktober 2016. Artikel itu membahas laporan Yahoo yang disebut membantu pengawasan surel Amerika Serikat dengan menyesuaikan penyaring spam.
Jaksa khusus asisten AS Dustin Farahnak menyatakan penyidik menemukan bukti bahwa Comey ingin meluruskan informasi yang menurutnya keliru dalam laporan Reuters sehari sebelumnya. Menurut uraian jaksa, Comey meminta staf menghubungi reporter Charlie Savage dari The New York Times untuk membicarakan persoalan akurasi tertentu dalam laporan Reuters.
Jaksa menilai arahan itu membuat informasi rahasia berpindah secara ilegal. Tuduhan tersebut merupakan klaim penuntut, bukan putusan pengadilan. Comey menyatakan dirinya tidak bersalah.
Perkara itu berjalan secara tertutup sejak 5 Oktober. Pengacara Comey mengajukan permohonan pembatalan dakwaan sepuluh hari sebelumnya, menurut laporan sumber utama. Berkas yang dibuka ke publik pada Senin kemudian memuat tuduhan jaksa dan tanggapan hukum dari pihak Comey.
Belum ada dakwaan dari juri agung
The Guardian dan PBS NewsHour melaporkan pemerintah menggunakan dokumen tuntutan yang dikenal sebagai “information”, bukan dakwaan yang disetujui juri agung. Cara itu menjadi pokok keberatan pengacara Comey, yang menilai proses tersebut tidak sah dan perkara semestinya dihentikan.
Pengacara Comey, Patrick Fitzgerald, mengatakan perkara itu terkait artikel The New York Times yang sebelumnya telah diperiksa jaksa. Dalam pernyataan yang dikutip The Guardian, Fitzgerald juga mempersoalkan bahwa dokumen tersebut diajukan tanpa persetujuan juri agung dan menyatakan kliennya tidak melakukan kejahatan yang dituduhkan.
Perbedaan prosedur ini penting karena tuduhan baru belum sama dengan penetapan bersalah. Juri belum memutus perkara, sementara pengadilan masih perlu menangani permohonan pembatalan dari pihak pembela. Sumber-sumber yang meliput kasus ini sama-sama menyebut Comey belum didakwa dalam perkara terbaru tersebut.
Dalam video yang diunggah ke Substack pada Senin, Comey menolak tuduhan itu. “Nothing’s changed with me. I’m still innocent. I’m still not afraid of these people, and I still believe in the independent federal judiciary,” katanya.
Ia juga menyebut perkara itu sebagai penyalahgunaan Departemen Kehakiman yang tidak seharusnya dianggap biasa. Pernyataannya menegaskan bahwa Comey akan bertumpu pada proses pengadilan untuk menghadapi tuduhan tersebut.
Tekanan hukum dan dampak pada proses peradilan
Perkara terbaru ini menjadi kasus federal ketiga yang melibatkan Comey, menurut laporan sumber utama dan sejumlah media pembanding. Ia telah lama menjadi sasaran kritik Trump setelah memimpin FBI saat lembaga itu menyelidiki campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden 2016.
Hubungan politik itu memberi perkara ini perhatian luas, tetapi pokok yang harus diuji tetap berupa tuduhan tentang pengiriman informasi pertahanan nasional.
Bagi publik, perbedaan antara tuduhan, dakwaan, dan putusan sangat menentukan. Berkas jaksa memuat dugaan pelanggaran, sedangkan pembela menantang dasar serta prosedur perkara. Hasilnya akan menunjukkan bagaimana pengadilan menilai penggunaan informasi yang diajukan tanpa persetujuan juri agung sekaligus klaim bahwa komunikasi dengan media melibatkan materi pertahanan rahasia.
Proses berikutnya bergantung pada penanganan permohonan pembatalan dan langkah penuntut setelah dokumen perkara dibuka. Sampai pengadilan memutus keberatan itu, tuduhan terhadap Comey tetap menjadi klaim yang dibantah, bukan kesimpulan hukum.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.