Kamis, 29 Oktober 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Polri Ajak Masyarakat Sampaikan Aspirasi secara Damai dan Ja

Polri Ajak Masyarakat Sampaikan Aspirasi secara Damai dan Ja
Polri Ajak Masyarakat Sampaikan Aspirasi secara Damai dan Ja

JAKARTA — Polri mengajak masyarakat menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib di berbagai wilayah, sekaligus menjaga fasilitas umum agar tetap dapat digunakan warga. Ajakan itu disampaikan Johnny di Jakarta, Rabu (28/10/2026), saat mengingatkan pentingnya menghormati hak masyarakat lain.

Pesan tersebut menyasar kegiatan penyampaian pendapat di ruang publik. Polri menilai kebebasan berpendapat merupakan bagian penting dari demokrasi, tetapi pelaksanaannya perlu disertai tanggung jawab dan kepedulian terhadap aktivitas warga di sekitar lokasi.

“Penyampaian aspirasi merupakan hak setiap warga negara yang dijamin dalam kehidupan demokrasi. Mari kita laksanakan hak tersebut secara damai, tertib, dan bertanggung jawab, dengan tetap menghormati hak masyarakat lain serta menjaga fasilitas publik yang kita gunakan bersama,” ujar Johnny.

Polri minta aspirasi disampaikan damai

Johnny mengatakan ruang publik merupakan milik bersama yang perlu dijaga agar masyarakat tetap bisa menjalankan kegiatan sehari-hari. Jalan raya, halte, trotoar, dan taman, misalnya, dipakai oleh banyak kelompok dengan kebutuhan berbeda.

Pengemudi ojek daring, pedagang kecil, pekerja, serta warga yang sedang beraktivitas sama-sama mengandalkan fasilitas itu. Karena itu, kondisi di sekitar lokasi penyampaian aspirasi dapat berpengaruh langsung pada mobilitas dan kenyamanan masyarakat.

Polri berharap penyampaian pendapat tidak mengabaikan keselamatan warga maupun akses terhadap fasilitas umum. Menjaga ruang publik, menurut Johnny, menjadi bentuk kepedulian terhadap kepentingan bersama, bukan semata urusan pihak yang sedang menyampaikan aspirasi.

“Ruang publik adalah milik rakyat dan digunakan untuk kepentingan bersama. Karena itu, mari kita jaga agar tetap aman, nyaman, dan dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat. Aspirasi dapat disampaikan dengan baik tanpa mengganggu aktivitas warga lainnya,” jelasnya.

Dialog dan informasi terverifikasi

Johnny juga mengimbau masyarakat mengedepankan dialog dan saling menghormati. Ia meminta warga tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, terutama jika informasi itu berpotensi memicu ketegangan.

Penyampaian pendapat yang tertib, kata dia, dapat membantu menjaga suasana tetap kondusif sekaligus membuat pesan yang dibawa lebih mudah diterima. Ajakan ini menempatkan ketertiban dan kebebasan berpendapat sebagai dua hal yang perlu berjalan beriringan.

Dampaknya terasa bagi warga yang tidak terlibat langsung dalam kegiatan. Akses jalan dan fasilitas publik yang tetap terjaga membantu pekerja, pedagang, serta pengguna layanan umum melanjutkan aktivitas tanpa gangguan yang tidak perlu.

Johnny menyebut kedewasaan berdemokrasi terlihat dari kemampuan menyampaikan pendapat sambil menghormati hak orang lain. Ia mendorong semua pihak ikut menjaga ketertiban dan merawat fasilitas umum.

“Mari kita tunjukkan bahwa aspirasi dapat disampaikan secara bermartabat, damai, dan bertanggung jawab. Kita memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, sekaligus kewajiban untuk menghormati hak sesama dan menjaga fasilitas publik agar tetap bisa dinikmati bersama,” tutup Johnny.

Polri berharap situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif selama masyarakat menyampaikan aspirasi. Pesan berikutnya, menurut Johnny, tetap bertumpu pada dialog, sikap saling menghormati, serta penjagaan fasilitas yang digunakan bersama.

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Hari Pahlawan 2026: Selasa 10 November, Kisah Surabaya dan Status Tema Kemensos