SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur saat ini tengah mematangkan proses penetapan Tokoh Berjasa dan Masyarakat Berprestasi tahun 2026. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi tertinggi pemerintah daerah bagi individu yang telah memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan Bumi Etam.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Non Pelayanan Dasar Biro Kesra Setdaprov Kaltim, Mispoyo, menjelaskan bahwa proses finalisasi yang sedang berjalan bertujuan memastikan seluruh tahapan penilaian berlangsung cermat dan objektif. Menurutnya, aspek integritas menjadi prioritas utama agar figur yang terpilih benar-benar memiliki rekam jejak pengabdian yang berdampak luas bagi masyarakat.
Proses penjaringan kandidat ini melibatkan partisipasi aktif seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kaltim. Masing-masing instansi bertugas menyaring figur potensial dari berbagai sektor untuk diusulkan ke tingkat provinsi. Saat ini, Biro Kesra Setdaprov Kaltim sedang melakukan kompilasi data dari usulan setiap dinas sebelum mencapai tahap penetapan final oleh kepala daerah.
Menjaga Integritas Seleksi
Pemerintah sengaja belum membuka daftar nomine secara publik. Langkah ini diambil untuk menjaga objektivitas tim juri dan memastikan proses seleksi bebas dari intervensi maupun faktor kedekatan personal. Penilaian ditekankan pada profesionalitas agar keputusan akhir mencerminkan nilai-nilai pengabdian yang sesungguhnya.
“Finalisasi ini penting untuk memastikan bahwa tokoh-tokoh yang ditetapkan benar-benar memiliki rekam jejak pengabdian, kontribusi, serta prestasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan Kalimantan Timur,” tegas Mispoyo dalam rapat finalisasi di Ruang Rapat Tenguyun, Kantor Gubernur Kaltim.
Cakupan figur yang dinilai pun cukup luas. Tidak hanya menyasar tokoh yang telah meletakkan fondasi pembangunan di masa lalu, panitia juga menyoroti kiprah tokoh kontemporer yang aktif memberikan dampak positif di tengah masyarakat saat ini.
Tradisi Tahunan Bumi Etam
Pemberian penghargaan ini merupakan tradisi tahunan yang terus dipertahankan. Pada periode sebelumnya, pemerintah memberikan apresiasi kepada figur-figur inspiratif, seperti Yuliana Wetuq di bidang lingkungan hidup yang konsisten berkarya sejak 2004, serta Muhammad Firdaus Sofyan yang dinilai sebagai sosok pemuda berprestasi asal Samarinda Seberang.
Bagi masyarakat, penetapan tokoh ini menjadi simbol pengakuan atas dedikasi tanpa pamrih. Harapannya, profil penerima penghargaan dapat menjadi teladan bagi generasi penerus di Kalimantan Timur dalam membangun daerahnya masing-masing.
Rencananya, pengumuman dan penyerahan penghargaan prestisius ini akan dilaksanakan dalam Sidang Paripurna DPRD Provinsi Kaltim. Agenda tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-70 Provinsi Kalimantan Timur yang akan berlangsung pada Januari mendatang.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.