Dalam daftar rotasi, sejumlah jabatan kepala satuan lalu lintas, kepala satuan reserse kriminal, dan kepala satuan narkoba juga mengalami pergantian. Dampaknya terasa pada susunan personel yang menangani fungsi penyidikan, lalu lintas, dan narkoba di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Bagi masyarakat, perubahan pejabat itu berarti layanan kepolisian di tingkat wilayah akan dijalankan oleh personel yang mendapat penugasan baru.
Netty ingin melanjutkan pengabdian
Netty menegaskan keputusan meninggalkan institusi Polri bukan berarti ia berhenti bekerja untuk masyarakat. Ia menilai pengabdian bisa diteruskan melalui jalur lain, termasuk pendidikan dan kegiatan sosial yang lebih dekat dengan warga.
“Artinya ketika misalnya tatanan itu tidak sesuai dengan hati, yang ada kita tuh nanti istilahnya tuh kita cuman sakit sendiri gitu loh. Kita kan sakit sendiri. Kita tidak mampu untuk mengolah, gitu. Kalau kita bertahan di situ. Akhirnya, ah apa sih gitu loh, berkarya bukan cuman di Polri. Masih banyak kok gitu loh. Ada di bidang universitas, akademi, gitu loh segala macam,” ujarnya.
Ia menyebut ingin lebih banyak terlibat dalam kegiatan sosial dan berbagi pengalaman di sejumlah kampus. Bagi Netty, pilihan itu membuka ruang untuk meneruskan pengabdian di luar kepolisian, sementara penugasannya di Polda Metro berakhir melalui proses menuju masa pensiun.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.