TOKYO — Yamaha RW700 membawa mesin CP2 68,3 hp untuk menantang Honda X-ADV di segmen skuter petualang pada 2027. Yamaha juga menyiapkan RW700 Explore dan RW350 sebagai bagian dari jajaran model barunya.
Persaingan ini membawa pilihan baru bagi penggemar skuter berkarakter petualang, terutama yang mencari perpaduan kemampuan jalan raya dan penggunaan off-road. Yamaha membekali dua varian RW700 dengan transmisi yang dirancang untuk mendukung perpindahan gigi manual maupun otomatis.
Yamaha RW700 mengandalkan mesin CP2
Mesin CP2 pada RW700 dan RW700 Explore menghasilkan tenaga 68,3 hp pada 8.250 rpm serta torsi 65 Nm pada 6.750 rpm. Mesin yang sama juga digunakan pada Ténéré 700, motor petualang Yamaha.
Yamaha memasangkan mesin itu dengan transmisi enam percepatan Y-AMT, singkatan dari Yamaha Automated Manual Transmission. Pengendara dapat memilih perpindahan gigi melalui tombol di setang atau menggunakan mode otomatis penuh.
Penggunaan mesin CP2 memberi RW700 karakter yang berbeda dari skuter petualang biasa. Untuk saat ini, informasi utama yang ditonjolkan Yamaha adalah mesin dan sistem transmisinya.
Apa yang membedakan Y-AMT pada RW700?
Yamaha menyebut versi Y-AMT yang dipasang pada RW700 dan RW700 Explore dikembangkan khusus agar pengalaman berkendara off-road lebih efisien. Pengendara bisa mengganti gigi lewat tombol di setang atau menyerahkan perpindahan gigi kepada mode otomatis.
Yamaha pertama kali memperkenalkan sistem Y-AMT dua tahun lalu pada MT-09 dan Tracer 9. Pada RW700, sistem itu diterapkan untuk kebutuhan skuter petualang, dengan opsi kendali yang memberi pengendara pilihan saat menghadapi kondisi berkendara berbeda.
Perbedaan itu penting bagi calon pembeli karena transmisi menjadi bagian utama pengalaman berkendara: pengendara yang ingin mengatur perpindahan gigi dapat memakai tombol, sementara mode otomatis menawarkan pilihan tanpa perpindahan manual. Yamaha belum merinci lebih jauh bagaimana pengaturan khusus off-road tersebut bekerja.
Persaingan dengan Honda X-ADV
Yamaha menempatkan keluarga RW sebagai penantang langsung Honda X-ADV dan Honda ADV 350. Minat pasar terhadap segmen ini terlihat dari catatan X-ADV di Eropa: pada 2023, model itu menjadi model terlaris kedua Honda di pasar tersebut, dengan penjualan kumulatif mencapai 60.000 unit sejak 2017.
Angka itu memberi gambaran mengapa Yamaha masuk ke segmen skuter petualang. Kehadiran RW700 dan RW700 Explore memperluas pilihan di kelas yang sudah memiliki model Honda, sedangkan RW350 melengkapi jajaran baru Yamaha. Bagi konsumen, persaingan dapat menghadirkan lebih banyak alternatif, tetapi perbandingan harga dan spesifikasi lengkap masih menunggu rincian resmi.
Yamaha menyiapkan ketiga model itu untuk tahun 2027. Rincian lanjutan mengenai RW700, RW700 Explore, dan RW350 akan menentukan seberapa jauh jajaran baru tersebut mampu menantang posisi X-ADV dan ADV 350.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.