Jumat, 6 November 2026 WIB
OLAHRAGA

Satoru Mochizuki Mundur, Timnas Putri Indonesia Cari Pelatih

Satoru Mochizuki Mundur, Timnas Putri Indonesia Cari Pelatih
Satoru Mochizuki Mundur, Timnas Putri Indonesia Cari Pelatih

JAKARTA — Kepergian Satoru Mochizuki membuat Timnas Putri Indonesia harus menyiapkan pelatih baru setelah meraih dua gelar Piala AFF Wanita di bawah asuhannya. PSSI mengumumkan berakhirnya masa tugas pelatih asal Jepang itu pada 5 November 2026.

Belum ada nama pengganti yang diumumkan. Situasi ini membuka babak baru bagi tim nasional putri, yang mempertahankan gelar pada 2026 setelah lebih dulu menjadi juara pada 2024.

Satoru Mochizuki tinggalkan dua gelar Piala AFF

PSSI menyampaikan apresiasi atas kontribusi Mochizuki melalui pernyataan di akun Instagram Timnas Indonesia. Federasi mengenang dedikasi dan kerja kerasnya bersama Garuda Pertiwi.

Dalam pesan perpisahan itu, PSSI menulis, “Arigatou gozaimashita, Coach Mochi. Terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan sejarah indah yang ditinggalkan untuk Garuda Pertiwi.”

Mochizuki pertama kali ditunjuk sebagai pelatih kepala pada Februari 2024. Pada tahun yang sama, ia membawa Indonesia menaklukkan Kamboja 3-1 di final Piala AFF Wanita, sekaligus meraih trofi internasional pertama timnas putri.

Indonesia kembali menjadi juara pada edisi 2026. Garuda Pertiwi menutup turnamen dengan kemenangan 5-0 atas Laos di final, mempertahankan gelar yang diraih dua tahun sebelumnya.

Bagaimana perjalanan Mochizuki di timnas putri?

Masa tugas Mochizuki sempat berubah pada 2025, setelah Indonesia gagal lolos ke Piala Asia Wanita 2026. Ia diberhentikan dari kursi pelatih kepala dan kemudian mendapat peran sebagai penasihat teknis atau ketua tim pengembangan sepak bola putri.

Anggota Exco PSSI, Vivin Cahyani, menjelaskan bahwa pengalaman, kredibilitas, serta hubungan Mochizuki dengan Japan Football Association dan liga wanita Jepang menjadi pertimbangan untuk menempatkannya dalam pengembangan. Peran itu diarahkan pada penyusunan peta jalan sepak bola putri.

PSSI kembali menunjuk Mochizuki sebagai pelatih kepala pada April 2026. Setelah kembali memimpin tim, ia mengantar Indonesia meraih gelar Piala AFF Wanita 2026 sebelum perpisahan diumumkan pada November.

Siapa yang akan menangani Timnas Putri Indonesia?

PSSI belum mengumumkan pengganti Mochizuki. Karena itu, federasi kini perlu menentukan sosok yang akan menangani tim senior sekaligus menjaga kesinambungan pengembangan sepak bola putri setelah perubahan peran pelatih asal Jepang tersebut.

Pada Juli 2025, nama Djoko Susilo sempat disebut dalam pencarian pengganti Mochizuki. Vivin saat itu menyatakan PSSI masih akan berkiblat ke Jepang untuk pelatih tim senior, sementara Akira Higashiyama menangani tim putri U-20 dan Timo Scheunemann melatih tim U-16. Joko Susilo juga pernah ditunjuk untuk memimpin tim senior di Kejuaraan Piala AFF di Vietnam.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir pernah menyebut kemampuan berbahasa Inggris sebagai salah satu kriteria utama pelatih pengganti. Keputusan berikutnya akan menentukan arah tim setelah dua gelar beruntun, termasuk bagaimana PSSI meneruskan program pengembangan yang sempat menjadi tanggung jawab Mochizuki.

(PE)

Artikel Untuk Anda

📲
Ikuti JournalArta di WhatsApp & Telegram

Berita terpenting nasional, ekonomi, dan teknologi langsung di HP-mu. Gratis, tanpa spam.

Bagikan: Facebook Twitter Telegram
Fakta atau hoaks? Uji kejelianmuFakta atau Hoaks? 6 Kabar Viral Awal November 2026 →