Senin, 9 November 2026 WIB
EKONOMI

Analisis Saham BYAN: Menguat 0.58%, RSI Jenuh Jual

Market analysis illustration — idx 2
Market analysis illustration — idx 2. (Ilustrasi: AI)

Pemegang saham Bayan Resources (BYAN) menghadapi bulan yang berat. Harga ditutup di Rp8.625 pada sesi Jumat, 6 November 2026, setelah naik 0,58% dari penutupan sebelumnya Rp8.575. Kenaikan harian itu kecil dibanding tekanan yang menumpuk: harga turun 5,74% dalam 5 hari dan 26,75% dalam sebulan. Di sisi lain, RSI(14) berada di 29,9 (oversold). Kombinasi tren turun dan zona jenuh jual inilah yang membuat BYAN layak dipantau hari ini.

Mengapa BYAN dibahas hari ini

  • RSI(14) 29,9 — zona jenuh jual (oversold)
  • Tren turun berlanjut (5 hari -5,74%)

Dipilih otomatis dari 98 saham IDX (Indonesia) berdasarkan skor sinyal teknikal dengan pengacakan berbobot harian — bukan rekomendasi.

Tren dan Aksi Harga: Tekanan Masih Dominan

Harga bertahan di bawah SMA20 (Rp10.013,75) dan SMA50 (Rp11.553), dua rata-rata yang kini berfungsi sebagai langit-langit. SMA20 turun 8,69% dalam 5 hari, dan tidak ada persilangan MA baru. Tren turun belum patah, hanya melambat. Seperti terlihat pada grafik berikut, harga bergerak di dekat dasar rentang 20 hari.

Grafik aksi harga BYAN
Grafik aksi harga BYAN 3 bulan: harga, SMA20/50, Bollinger, support & resistance. Data: bursa via Yahoo Finance.

Posisi harga berada di sekitar 5% dari rentang 20 hari, antara support Rp8.475 dan resistance Rp11.300. Jarak ke support hanya sekitar satu langkah harga harian. Low 3 bulan di Rp8.125 menjadi lantai berikutnya, sedangkan high 3 bulan di Rp18.650 menunjukkan seberapa jauh harga telah turun dari puncaknya.

Momentum: Jenuh Jual, tetapi Belum Berbalik

Ketiga osilator sepakat soal kondisi jenuh jual. RSI di 29,9, Stochastic %K di 15,3 dan %D di 13,2, keduanya berada di zona oversold. Artinya tekanan jual sudah berlangsung panjang dan ruang turun yang tersisa, secara statistik, makin sempit.

Grafik momentum BYAN
Grafik momentum BYAN: RSI(14), MACD, Stochastic. Data: bursa via Yahoo Finance.

Namun MACD menolak memberi konfirmasi pembalikan. Garis MACD di -891,038 masih di bawah garis signal -775,466, dan histogram di -115,572 menandakan momentum negatif yang belum mereda. Pembeli belum hadir. Kondisi oversold bisa bertahan lama di tren turun, jadi sinyal ini lebih tepat dibaca sebagai peringatan bahwa penurunan sudah matang, bukan sebagai tanda pantulan pasti.

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

Artikel Untuk Anda

📲
Ikuti JournalArta di WhatsApp & Telegram

Berita terpenting nasional, ekonomi, dan teknologi langsung di HP-mu. Gratis, tanpa spam.

Bagikan: Facebook Twitter Telegram
Uji dirimuKuis Sejarah Hari Pahlawan: 10 Soal Pertempuran Surabaya 1945, Berapa Skormu? →
TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair