JAKARTA — Proyeksi rupiah pekan ini berada di kisaran Rp18.250 per dolar AS, sementara pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan kurs dapat melemah hingga Rp18.500 pada November 2026.
Pergerakan rupiah diperkirakan masih berfluktuasi ketat. Jika pelemahan mencapai Rp18.500, level itu akan menjadi perhatian pasar karena dinilai penting bagi arah nilai tukar berikutnya.
Tekanan dolar membayangi rupiah
Ibrahim menyebut tekanan dari luar negeri masih menjadi faktor dominan yang membayangi stabilitas rupiah. Penguatan indeks dolar AS di pasar global turut menekan mata uang Garuda.
Ia menyampaikan perkiraan pelemahan tersebut dalam rekaman suara pada Minggu (8/11). “Kemungkinan besar di bulan November ini, kalau tidak ada halangan, ya, rupiah akan menyentuh pelemahannya itu di level 18.500,” ujar Ibrahim.
Proyeksi kisaran Rp18.250 untuk perdagangan pekan ini dan perkiraan Rp18.500 pada November menunjukkan dua horizon yang berbeda. Angka pertama menggambarkan kisaran pergerakan dalam pekan berjalan, sedangkan angka kedua menjadi perkiraan titik pelemahan lebih dalam pada bulan ini.
Rp18.500 jadi level penting
Ibrahim menilai Rp18.500 bukan sekadar angka biasa bagi pasar keuangan domestik. Level tersebut dipandang krusial untuk membaca pergerakan nilai tukar selanjutnya.
Bagi masyarakat dan pelaku usaha yang berhadapan dengan transaksi berbasis dolar AS, pelemahan rupiah dapat membuat nilai tukar menjadi perhatian dalam mengambil keputusan. Namun, bahan proyeksi ini tidak merinci dampak pada harga barang atau biaya tertentu, sehingga perubahan spesifik tidak dapat dipastikan dari angka kurs saja.
Penguatan dolar menjadi tekanan eksternal yang disebut Ibrahim, sementara pergerakan rupiah dalam pekan ini masih diperkirakan berfluktuasi. Karena itu, kisaran Rp18.250 dan potensi menuju Rp18.500 perlu dibaca sebagai proyeksi, bukan kepastian nilai tukar yang akan terjadi.
Perdagangan pekan ini akan menjadi periode untuk mencermati apakah rupiah bergerak di sekitar kisaran yang diperkirakan, sementara level Rp18.500 tetap menjadi titik yang diperhatikan pasar pada November.











































📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.