Senin, 9 November 2026 WIB
INTERNASIONAL

Trump Serangan Iran: Serangan Baru Disebut Sangat Kecil Kemungkinannya

Trump Serangan Iran
Trump Serangan Iran

WASHINGTON — Trump menyebut serangan baru terhadap Iran sangat kecil kemungkinannya jika perundingan berjalan, tetapi Presiden Amerika Serikat itu tetap membuka peluang melancarkan serangan. Dalam wawancara dengan CNN pada Minggu, 8 November, ia mengaitkan keputusan tersebut dengan kesepakatan mengenai program nuklir Iran dan pembukaan kembali Selat Hormuz.

Pernyataan itu muncul setelah perang yang berlangsung lebih dari delapan bulan memicu kenaikan harga minyak dan tekanan inflasi. Bagi pasar energi, pembukaan Selat Hormuz dapat membantu meredakan tekanan harga, tetapi gencatan senjata yang berulang belum menghasilkan penyelesaian.

Trump kaitkan serangan Iran dengan isi kesepakatan

Trump mengatakan kemungkinan operasi militer baru bergantung pada apakah Teheran menerima kesepakatan yang ia nilai kuat. Ia juga menegaskan bahwa Washington menginginkan Iran membuka Selat Hormuz dan berjanji tidak mengembangkan senjata nuklir.

“Itu tergantung apakah mereka menandatangani kesepakatan yang sangat kuat,” kata Trump dalam wawancara tersebut. Ia menyebut serangan lanjutan sangat kecil kemungkinannya diperlukan, tetapi tidak menutup kemungkinan mengambil tindakan jika menganggapnya perlu.

Ancaman itu mencakup infrastruktur Iran. Trump mengatakan militer AS memiliki tiga kapal induk di kawasan dan menyebut 38 jembatan sebagai sasaran potensial yang dapat dihancurkan dalam satu jam.

Pesannya jelas: perundingan bisa menahan serangan, tetapi ancaman militer tetap dipertahankan. Pernyataan tersebut belum menjadi pengumuman gencatan senjata baru atau kesepakatan yang sudah tercapai.

Selat Hormuz jadi taruhan bagi pasokan energi

Selat Hormuz menjadi titik penting dalam perundingan karena jalur itu berkaitan dengan pengiriman minyak dan komoditas energi. Jika jalur pelayaran kembali dibuka dan perang berakhir, harga minyak berpeluang mereda. Namun, upaya sebelumnya untuk mencapai gencatan senjata dan membuka kembali selat itu berulang kali menemui hambatan.

Dampaknya melampaui hubungan Washington dan Teheran. Gangguan pengiriman energi dapat menambah tekanan pada harga minyak, sementara konflik yang berkepanjangan telah dikaitkan dengan kenaikan inflasi. Karena itu, kemajuan perundingan akan menjadi perhatian negara dan pelaku usaha yang bergantung pada pasokan energi.

Situasi militer juga belum sepenuhnya tenang. Kedua negara dilaporkan masih melancarkan serangan terhadap kapal di dalam atau sekitar Selat Hormuz, sehingga pengiriman energi dan komoditas lain tetap terganggu.

Tekanan politik AS meningkat setelah pemilu

Partai Demokrat memenangkan kendali atas Dewan Perwakilan Rakyat dan Senat setelah pemilu sela. Perubahan itu dapat meningkatkan tekanan politik terhadap Trump untuk mengakhiri konflik. Sejumlah anggota Partai Republik juga disebut menginginkan perang berakhir, setelah tingginya harga bahan bakar ikut menjadi faktor kekalahan partai tersebut dalam pemilu.

Sebelum pemilu, Trump sempat memberi isyarat kemungkinan serangan besar terhadap Iran. Namun, belum ada tanda operasi besar baru setelah pemungutan suara. Iran sebelumnya menyatakan akan membalas dengan menyerang sasaran AS dan Israel jika serangan kembali terjadi.

Trump kemudian mengumumkan pengerahan Task Force Iron Gate melalui Truth Social. Komando Pusat AS menjelaskan satuan tugas itu bertujuan mencegah perpindahan sistem senjata canggih, teknologi guna ganda, material yang dikenai sanksi, serta aliran pendapatan ilegal melintasi perbatasan darat Iran dan Laut Kaspia.

AS juga telah mempertahankan blokade laut terhadap pelabuhan Iran selama berbulan-bulan. Trump menyebut Task Force Iron Gate beroperasi penuh, sementara masa depan serangan baru tetap ia kaitkan dengan kemajuan perundingan dan kesediaan Iran menerima kesepakatan.

(PE)

Artikel Untuk Anda

📲
Ikuti JournalArta di WhatsApp & Telegram

Berita terpenting nasional, ekonomi, dan teknologi langsung di HP-mu. Gratis, tanpa spam.

Bagikan: Facebook Twitter Telegram
Uji dirimuKuis Sejarah Hari Pahlawan: 10 Soal Pertempuran Surabaya 1945, Berapa Skormu? →