JAKARTA — Harga Emas Antam diproyeksikan berada di rentang Rp2,41 juta hingga Rp2,6 juta per gram pada pekan depan, memberi ruang bagi pembeli untuk mencermati peluang perubahan harga. Analis Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi menyampaikan perkiraan itu di Jakarta, Minggu, 8 November 2026.
Pergerakan logam mulia domestik mengikuti prospek harga emas dunia yang diperkirakan berfluktuasi. Ibrahim memperkirakan emas global bergerak di kisaran USD3.955 hingga USD4.269 per troy ounce selama pekan perdagangan berikutnya.
Harga Emas Antam mengikuti volatilitas global
Proyeksi tersebut mencakup kemungkinan koreksi pada awal pekan maupun penguatan selama perdagangan. Karena itu, rentang harga Antam yang diperkirakan cukup lebar dan tidak menunjuk pada satu arah pergerakan saja.
“Dalam perdagangan minggu depan untuk emas dunia itu di level USD3.955 sampai di USD4.269 per troy ounce,” ujar Ibrahim Assuaibi.
Ibrahim menyebut harga emas dunia pada penutupan perdagangan Sabtu pagi berada di USD4.070 per troy ounce. Jika tekanan muncul pada awal pekan, harganya diperkirakan turun menuju USD4.021 per troy ounce. Koreksi lebih jauh dapat membawa harga ke USD3.955 per troy ounce dalam perdagangan sepekan.
Perkiraan untuk emas Antam berada pada rentang Rp2,41 juta hingga Rp2,6 juta per gram. Angka itu merupakan proyeksi pekan depan, bukan harga jual tetap yang berlaku sepanjang periode tersebut.
Harga terakhir memberi pembanding bagi pembeli
Harga Antam yang tercantum dalam sumber utama untuk satu gram adalah Rp2.546.000. Sementara itu, data harga yang dipantau pada Sabtu, 9 November, mencatat harga satu gram sebesar Rp2.545.000, turun Rp20.000 dari Rp2.565.000.
Ada selisih Rp1.000 antara kedua angka harga satu gram itu. Catatan pertama menyebut harga Antam Rp2.546.000, sedangkan pemantauan pada Sabtu mencatat Rp2.545.000. Keduanya menunjukkan harga yang berada di sekitar Rp2,5 juta per gram, tetapi berasal dari keterangan waktu dan pencatatan berbeda.
Bagi konsumen, rentang proyeksi ini penting saat menentukan waktu pembelian atau penjualan emas. Perubahan harga dunia dapat memengaruhi harga logam mulia domestik, sehingga pembeli perlu membedakan proyeksi pekan depan dari harga transaksi yang berlaku saat membeli.
Harga jual juga bukan satu-satunya pertimbangan bagi pemilik emas. Data pembanding mencatat harga beli kembali atau buyback sebesar Rp2.350.000 per gram pada Sabtu. Selisih antara harga beli dan buyback menjadi pertimbangan ketika konsumen menilai hasil penjualan kembali.
Pergerakan pekan depan masih terbuka
Jika emas dunia melemah menuju batas bawah proyeksi, tekanan dapat tercermin pada pasar domestik. Sebaliknya, apabila harga global bergerak menguat dalam rentang yang diperkirakan, harga Antam berpeluang mendekati batas atas Rp2,6 juta per gram.
Perkiraan itu belum memastikan bahwa harga Antam akan mencapai batas atas. Ibrahim juga memperkirakan kemungkinan penurunan emas dunia lebih dahulu pada awal pekan, dengan level USD4.021 per troy ounce sebagai salah satu titik yang disebutkan.
Untuk transaksi buyback bernilai di atas Rp10.000.000, data pembanding menyebut adanya Pajak Penghasilan Pasal 22 sebesar 1,5 persen yang dipotong dari nilai transaksi. Pembelian emas Antam dikenai PPh 0,25 persen dari harga dasar yang tertera pada laman resmi.
Investor dan pembeli ritel akan mencermati pergerakan emas dunia pada awal pekan untuk melihat apakah koreksi yang diperkirakan terjadi. Perkembangan itu menjadi petunjuk berikutnya bagi arah harga Antam dalam rentang Rp2,41 juta hingga Rp2,6 juta per gram.











































📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.