Senin, 9 November 2026 WIB
HUKUM KRIMINAL

Kasus Mayat Padang: Polisi Selidiki Jenazah Terikat Lakban

Kasus Mayat Padang
Kasus Mayat Padang

PADANG — Kasus mayat Padang yang ditemukan terikat lakban di sebuah rumah kontrakan di Lubuk Kilangan sedang diselidiki Polresta Padang pada Minggu (8/11/2026) malam. Jenazah ditemukan di dalam kamar kontrakan di Jalan Baru Perumnas Indarung, Kota Padang.

Petugas mendapati lakban mengikat bagian kaki, tangan, leher, dan mulut korban. Polisi belum memastikan penyebab kematian maupun motif di balik peristiwa itu.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Padang Kompol M Yasin memimpin olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima informasi dari masyarakat. Jasad kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar untuk penanganan lebih lanjut.

Polisi kumpulkan petunjuk di kontrakan

Satreskrim Polresta Padang mengerahkan Unit Identifikasi dan Unit Operasional yang dikenal sebagai Tim Klewang. Personel piket Pamapta dan Kepolisian Sektor Lubuk Kilangan turut membantu pemeriksaan di lokasi.

Olah TKP berlangsung hingga sekitar pukul 20.00 WIB. Saat petugas tiba, jasad berada di kamar dalam posisi tertimpa kasur dan sudah mengeluarkan bau tidak sedap.

Kondisi jenazah menjadi salah satu temuan yang kini ditangani penyidik. Namun, polisi belum menyampaikan hasil pemeriksaan yang memastikan kapan korban meninggal atau bagaimana kematiannya terjadi.

M Yasin mengatakan tim identifikasi mengumpulkan petunjuk di lokasi untuk mendukung pembuktian secara ilmiah. Pendekatan itu dikenal sebagai penyelidikan kriminal berbasis bukti ilmiah atau scientific crime investigation.

“Perlu penyelidikan lebih lanjut untuk memastikannya, baik itu cara kematian hingga motif di balik peristiwa ini,” kata M Yasin.

Identitas dan penyebab kematian masih diselidiki

Polisi menduga korban berjenis kelamin perempuan dan kemungkinan menjadi korban tindak pidana. Dugaan itu belum menjadi kesimpulan, karena penyidik masih harus memeriksa petunjuk serta memastikan penyebab kematian.

Bagi warga sekitar, penyelidikan akan menentukan apakah temuan di kontrakan itu berkaitan dengan tindak pidana dan bagaimana peristiwa tersebut berlangsung. Polisi belum mengumumkan identitas korban maupun pihak yang diduga terlibat.

Setelah olah TKP selesai, petugas membawa jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar. Garis polisi juga akan dipasang di lokasi untuk mendukung proses pemeriksaan lanjutan.

Kompol M Yasin menegaskan penyidik masih berupaya memastikan rangkaian peristiwa dan motifnya. “Perlu penyelidikan lebih lanjut untuk memastikannya, baik itu cara kematian hingga motif di balik peristiwa ini,” ujarnya.

(PE)

Artikel Untuk Anda

📲
Ikuti JournalArta di WhatsApp & Telegram

Berita terpenting nasional, ekonomi, dan teknologi langsung di HP-mu. Gratis, tanpa spam.

Bagikan: Facebook Twitter Telegram
Uji dirimuKuis Sejarah Hari Pahlawan: 10 Soal Pertempuran Surabaya 1945, Berapa Skormu? →