Jumat, 10 Juli 2026 WIB
BREAKING
OPINI

Menjaga Momentum Pemulihan Ekonomi

Menjaga Momentum Pemulihan Ekonomi
Foto: Oleh: Eddy Cahyono Sugiarto (Asdep Humas Kemensetneg) “Kita harus tetap fokus untuk mengatur, menjaga keseimbangan

Oleh: Eddy Cahyono Sugiarto (Asdep Humas Kemensetneg)

“Kita harus tetap fokus untuk mengatur, menjaga keseimbangan. Titik keseimbangan antara penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi. ini yang saya kira sudah berpuluh-puluh kali saya sampaikan tapi perlu sekali lagi ini saya tekankan,”

(Arahan Presiden Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Senin 2 November 2020)

Journalarta.com – Pandemi COVID-19 yang tengah melanda dunia membawa implikasi terhadap terganggunya pertumbuhan ekonomi global, yang saat ini mengalami tekanan yang mengakibatkan terganggunya aktivitas ekonomi, investasi dan konsumsi. Data yang dilansir International Monetary Fund (IMF) menyebutkan pertumbuhan ekonomi secara global diproyeksikan menjadi di angka – 4,4 persen pada tahun 2020. Proyeksi tersebut turun 0,8 poin sejak revisi proyeksi World Economic Outlook (WEO) pada bulan Juni 2020.

Penurunan proyeksi ini didorong oleh ketidakpastian tinggi seputar penyebaran virus dan upaya pemulihan perekonomian yang berangkat dari dua skenario alternatif pemulihan ekonomi, yakni ada atau tidaknya gelombang kedua pandemi COVID-19 dan kecepatan respons pemerintah secara global. Dampak pandemi COVID-19 sejatinya tidak hanya melanda Indonesia tetapi juga hampir seluruh negara di dunia. Resesi ekonomi menjadi ancaman baru bagi negara-negara di belahan dunia. Pertumbuhan ekonomi global yang terkontraksi pada tahun ini menandakan semakin dalamnya ketidakpastian ekonomi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tahun 2019, ketika pertumbuhan ekonomi global diperkirakan sebesar 3 persen, telah mengakibatkan kondisi perekonomian yang penuh dengan ketidakpastian. Kini, Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan pada tahun 2020 ekonomi global akan tumbuh negatif 4,4 persen.

Proyeksi ini bukan tanpa alasan seiring dengan tekanan ekonomi akibat pandemi COVID-19 yang melanda dunia dan belum diketahui kapan akan berakhirnya. Kita patut bersyukur masa-masa sulit akibat dampak pandemi terhadap pertumbuhan ekonomi perlahan tapi pasti dapat kita lalui bersama. Indikator tersebut antara lain tergambar dari data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), pada kuartal II-2020, di mana perekonomian Indonesia bertumbuh sebesar -3,49 persen secara tahunan (year on year/yoy), lebih baik dibandingkan kuartal sebelumnya yang sebesar -5,32 persen, Hal ini sejatinya merupakan sinyal perbaikan yang menunjukkan bahwa proses pemulihan ekonomi dan pembalikan arah (turning point) dari aktivitas-aktivitas ekonomi nasional menuju ke arah zona positif.

Halaman:1234Semua Halaman

(FI)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda