Jumat, 10 Juli 2026 WIB
BREAKING
DAERAH

Diduga Tak Cermat, Tim Buser Polres Bangka Salah Tangkap Pelaku Pengeroyokan

Polisi Salah Tangkap
Foto Ilustrasi (net)

Kejadian tersebut terjadi, Sabtu (1/2/2022) malam sekitar pukul 21.00 WIB jika di kawasan pantai setempat telah terjadi peristiwa pengeroyokan. Kejadian ini hingga dilaporkan oleh seorang warga Desa Balun Ijuk, Merawang, Yanto.(31) kepada pihak kepolisian.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh pihak kepolisian (Polres Bangka) dalam keterangan pers menyebutkan dalam kasus pengeroyokan di pantai setempat sedikitnya diduga ada 5 oranv tersangka. Masing-masing diketahui bernama Endi (20), Hadi (20), Son (19) dan RP (15) serta Her alias DoDoi (20). Namun, ttersangka Her als Dodoi masih dalam pengejaran (DPO).

Sesuai kronologis kejadian tersebut disebutkan, di hari kejadian Sabtu (1/2/2022) malam sekitar pukul 21.00 WIB telah terjadi tindak pidana pengeroyokan di kawasan pantai setempat (Pantai Pukan). Dalam kejadian tersebut (modus operandi) jika seorang pelaku (Son) diketahui bersama-sama dengan teman lainya kurang lebih 10 orng (sepuluh) berangkat ke pantai Pukan, Merawang untuk merayakan tahun baru.

Sesampainya dipantai pukan korban dan teman-teman lainnya minum-minuman beralkohol jenis arak, hingga larut malam dan sekira pukul 21.00 WIB. Selanjutnya, salah satu dari rombongan tersebut ada yang merasa kehilangan telepon genggam hand phone (HP).

Kemudian tersangka Son saat itu melihat ada HP di sebelah Surif (korban) dan mengatakan “Kau yang mengambil HP ku”. Mendengar hal tersebut teman yang langsung mengatakan “Ka ni yang malingnya”.

Seketika itu tersangka Son bersama rekannya bernama Dodoi, Hadi dan 2 orang lainnya langsung ikut memukul korban (Surif) dengan menggunakan alat berupa sabuk (ikat pinggang) serta pukulan dan dan tendangan.

Kemudian sekitar pukul 22.50 WIB melihat kondisi korban parah, lalu korban dibawa ke Rumah Sakit RSUD di Desa Air Anyir untuk diobati. Namun keesokan harinya, Minggul (2/2/2022) siang sekitar pukul 12.00 WIB korban (Surif) dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit setempat.

Atas kejadian tersebut korban pun (Surif) pun tak disangka meninggal dunia, kemudian keluarga korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Merawang guna diproses sesuai hukum yang berlaku.

Halaman:123456Semua Halaman

(FI)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda