JAKARTA — Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) hadir di rumah duka Anggota DPR RI Rachmat Gobel, Jumat pagi (10 Juli 2026), untuk menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian tokoh politikus dan pengusaha nasional tersebut.
Jokowi tiba di alamat Jalan Supomo Nomor 55A, Jakarta Selatan, sekitar pukul 10.35 WIB dan meninggalkan lokasi 19 menit kemudian. Dalam pertemuan singkat dengan media, Jokowi mengungkapkan penilaiannya terhadap almarhum dengan sederhana: “Pak Rachmat Gobel adalah pribadi yang baik, menteri yang bekerja keras, saya rasa itu.”
Kendati demikian, mantan presiden itu tidak memberikan penjelasan tambahan ketika ditanya kapan terakhir berkomunikasi dengan Gobel atau apakah akan menghadiri acara pemakaman.
Tokoh Multitahun di Parlemen dan Perdagangan
Rachmat Gobel meninggal dunia pada Jumat pukul 03.20 WIB di usia 63 tahun. Kabar wafatnya dikonfirmasi Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro kepada media. Gobel adalah sosok yang telah mengabdi panjang kepada bangsa, baik sebagai anggota dewan maupun pelaku usaha.
Selama masa pemerintahan Jokowi 2014-2019, Gobel menjabat sebagai Menteri Perdagangan hingga tahun 2015, sebelum digantikan oleh Tom Lembong. Selain itu, ia adalah pengusaha sekaligus Komisaris Utama di berbagai perusahaan PT Panasonic, sekaligus penerus bisnis Grup Gobel, warisan keluarganya di Gorontalo yang didirikan oleh ayahnya, Thayeb Mohammad Gobel.
Di parlemen, Gobel dikenal sebagai anggota Fraksi Partai NasDem dan aktif menangani isu-isu ekonomi dan perdagangan. Ia pernah memimpin komisi terkait perdagangan dan sempat menjadi Wakil Ketua DPR pada periode sebelumnya.
Kenangan Kolega Pemerintahan
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas), yang juga hadir di rumah duka, mengenang Gobel sebagai sahabat lama dan pejuang bangsa. “Saya kenal lama, sahabat lama ya. Saya sangat berduka, Indonesia berduka, almarhum pejuang ya,” ucap Zulhas kepada media. Ia menekankan bahwa Rachmat Gobel meninggalkan banyak karya dan warisan pengabdian yang akan terus dikenang.
Zulhas menambahkan bahwa komunikasi terakhirnya dengan Gobel terjadi pada Juni 2026 saat keduanya menghadiri Pekan Nasional Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo. “Komunikasi terakhir ketemu pada acara di Gorontalo,” katanya, dengan harapan almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Reaksi duka juga datang dari Wakil Ketua DPR Bidang Politik dan Keamanan Sufmi Dasco Ahmad, yang melalui media sosial mengenang Gobel sebagai “teman seperjuangan di parlemen” dan “salah satu pengusaha nasional yang telah mengabdikan hidupnya bagi bangsa dan negara, dengan dedikasi, keteladanan, serta pengabdian untuk Indonesia.”
Keluarga dan Prosesi Pemakaman
Almarhum meninggalkan istri tercinta, Retno Damayanti, yang selama ini mendampingi perjalanan hidup dan pengabdiannya. Gobel juga memiliki dua orang anak, yakni Nurfitria Sekarwillis Kusumawardhani dan Mohammad Arif Gobel, beserta cucu-cucu dan keluarga besar yang kini berduka.
Jenazah disemayamkan di rumah duka berlokasi di Jalan Supomo Nomor 55A, Jakarta Selatan, sebagai tempat keluarga dan kerabat memberikan penghormatan terakhir. Rencana pemakaman direncanakan akan berlangsung di Gorontalo, tempat kelahiran almarhum, sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada tokoh yang telah mengabdi kepada masyarakat dan negara selama puluhan tahun.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.