Senin, 13 Juli 2026 WIB
BREAKING
DAERAH

Merasa Difitnah Dan “Diserang”, Mantan Sekretaris PWI Babel Bilang Begini

Merasa Difitnah Dan “Diserang”, Mantan Sekretaris PWI Babel Bilang
Foto: Yang Dilaporkan Mantan Sekretaris PWI Babel Agus Hendrayadi Adalah Masalah Pribadi   PANGKALPINANG, Journalarta.com - Mantan Sekretaris PWI Provinsi…

Yang Dilaporkan Mantan Sekretaris PWI Babel Agus Hendrayadi Adalah Masalah Pribadi

 

PANGKALPINANG, Journalarta.com – Mantan Sekretaris PWI Provinsi Bangka Belitung, Agus Hendrayadi yang melaporkan dugaan tindak pidana pemalsuan tandatangan ke Polda Babel akhirnya angkat bicara terkait tudingan dan tuduhan dirinya tidak aktif dalam organisasi sebagaimana ramai diberitakan media-media online tiga hari terakhir.

Dalam keterangan tertulisnya, Agus mengatakan sebenarnya tidak ingin berpolemik di media terkait laporannya. Namun sejumlah pihak terlihat panik kemudian kalap seolah “menyerangnya” dalam pemberitaan.

“Sebenarnya saya tidak tertarik berpolemik di media terkait laporan saya ke polisi. Yang saya laporkan juga masalah pribadi, karena ada kerugian pribadi secara moril berkaitan dengan hak saya makanya saya melapor untuk mencari keadilan, bukan mencari pembenaran. Persoalan pribadinya adalah antara saya dan terlapor, bukan dengan orang lain, terlepas siapa yang menyuruh terlapor melakukan kesalahan itu. Karena itu saya harap para pihak tidak perlu panik, mari ikuti saja proses hukumnya,” kata Agus tadi malam.

Menurutnya, kalaupun secara organisasi tindakan yang salah berani menandatangani di nama orang lain itu dianggap dibenarkan meski tanpa izin, namun secara hukum formil tindakan tersebut melanggar hak dan merupakan tindak pidana karena merugikan pribadi orang lain.

Mengenai tuduhan terhadap dirinya tidak aktif berorganisasi, Agus menegaskan hal itu berpotensi fitnah. Sebab, ia memiliki banyak bukti dan saksi terkait keaktifannya berorganisasi. Sehingga alasan pembenar yang disampaikan pihak-pihak yang menyudutkannya justru tengah dipertimbangkan untuk diproses lebih lanjut.

“Ketika saya dimintai tanggapan untuk konfirmasi berita agar berimbang tentang tuduhan saya tidak aktif berorganisasi sehingga menjadi alasan pembenar dalam melakukan tindak pidana, saya cukup mengatakan ada bukti dan banyak jejak digital yang masih bisa teman-teman lihat. Banyak juga saksi yang melihat saya hadir dan memimpin rapat pembentukan panitia konferensi tingkat provinsi sebelum dugaan tindak pidana terjadi, bahkan tersebar digrup internal foto dan beritanya. Saya juga ada di sekretariat ketika warga datang menyusul mengambil beras dalam pembagian beras aksi peduli. Ada juga saya yang hendak tandatangan berkas tapi pemegang berkasnya ada mens rea (niat jahat) dengan menghilang padahal sudah janji mau tandatangan berkas-berkas permohonan KTA,” ungkapnya.

Halaman:123Semua Halaman

(FI)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda