Kamis, 9 Juli 2026 WIB
BREAKING
DAERAH

Pilgub Babel 2024: Erzaldi-Yuri Pimpin Kontestasi Dengan Dukungan Koalisi Gerindra, Demokrat, dan PBB

Pilgub Babel 2024
Foto: PANGKALPINANG, JOURNALARTA.COM – Dinamika politik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) semakin menarik dengan dipastikannya Erzaldi Rosman Djohan dan…

Menurut Ariandi, siapa pun nanti peserta kontestasi di Pilkada harus memiliki perencanaan terukur bagi pembangunan Babel.

“Ada kepentingan publik yang juga harus dibawa ke dalam ruang kontestasi, isu lokal apa yang perlu dirawat dan diselesaikan bersama. Sehingga konstelasi pilkada tidak lepas dari kontestasi gagasan,” harapnya.

Saat dinamika kontestasi untuk Pilkada Babel 2024 mulai dibangun beberapa bulan lalu, kini bergeser pada proses politik mengenai mekanisme pengawalan rekomendasi hingga ke DPP.

Erzaldi dan Yuri menjadi calon pertama yang mendapat koalisi pengusung.

“Di atas kertas memang begitu hukumnya bahwa petahana setidaknya memiliki resource lebih dalam memulai pemilu karena mereka tidak memulai dari nol,” sambung Ariandi.

Kinerja pemerintahan saat mereka memimpin cenderung dijadikan modal oleh petahana untuk kembali membuat kebijakan agar daerah lebih berkembang.

“Mereka bisa meng-call back apa yang sudah mereka lakukan dalam lima tahun terakhir dan meramu kembali dalam program-program ke depan,” kata Ariandi.

Ariandi mengatakan bahwa pemilu seharusnya menjadi agenda untuk membangun politik representasi.

Bagaimana pemilu menjadi agenda baik bagi daerah dan bersama melakukan konsolidasi demokrasi.

“Untuk melahirkan kepentingan publik dalam ruang kebijakan,” harap magister ilmu politik ini.

Politik representasi bagi Ariandi memiliki empat unsur: formalistik, simbolik, deskriptif, dan substantif. Sayangnya, dua unsur terakhir sering diabaikan.

“Saya kira itulah momentumnya, bagaimana ruang kebijakan itu benar-benar dihasilkan dari ruang representasi yang unsurnya bukan hanya sekedar simbolik dan formalistik,” pintanya.

Masih menurut Ariandi, siapa pun nanti peserta kontestasi di Pilkada harus memiliki perencanaan terukur bagi pembangunan Babel.

“Ada kepentingan publik yang juga harus dibawa ke dalam ruang kontestasi, isu lokal apa yang perlu dirawat dan diselesaikan bersama. Sehingga konstelasi pilkada tidak lepas dari kontestasi gagasan,” harapnya.

Proses politik untuk Pilkada Babel 2024 kini berfokus pada bagaimana mekanisme pengawalan rekomendasi hingga ke DPP.

Erzaldi dan Yuri menjadi calon pertama yang mendapat koalisi pengusung.

“Di atas kertas memang begitu hukumnya bahwa petahana setidaknya memiliki resource lebih dalam memulai pemilu karena mereka tidak memulai dari nol,” sambung Ariandi.

Halaman:123Semua Halaman

(FI)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda