Jumat, 10 Juli 2026 WIB
BREAKING
OPINI

Pilkada Selesai, Semue Seperadik (Harapan Pada Pilkada Serentak 2024 di Negeri Serumpun Sebalai)

Pilkada Selesai, Semue Seperadik (Harapan Pada Pilkada Serentak 2024 di Negeri
Foto: Oleh: AHMADI SOFYAN   Kalaulah hendak membeli terasi Pergilah ke hume membawa kedik Kalaulah sudah pesta demokrasi Hendaklah semue jadi seperadik  …

Sedangkan bagi yang belum meraih kemenangan, menjaga suasana hati dengan berlapang dada adalah pilihan terbaik. Dengan hati yang dingin dan berlapang dada menerima keadaan atau kenyataan dengan ikhlas, menjauhkan dari berbagai prasangka-prasangka buruk, apalagi tim dan keluarga umumnya dalam suasana kalah biasanya memberikan berbagai laporan-laporan prasangka kepada sang calon yang dirundung duka nestapa. Ketidaksiapan menerima kekalahan dalam sebuah kompetisi adalah perilaku kekanak-kanakkan serta tak memahami makna sebuah demokrasi dan slogan “siap kalah, siap menang” seperti yang ditandatangani oleh setiap pasangan calon sebelum berlaga di medan pertandingan meraih simpati dan suara rakyat.

Kemampuan mengkondisikan hati agar berlapang dada dalam situasi apapun adalah perilaku orang-orang yang cerdas dan bijak kala menghadapi berbagai realitas kehidupan. Karena kita bukan sang pemilik hati yang sesungguhnya, bukan pengatur segala keadaan sesuai dengan keinginan dan impian, maka kita harus siap untuk kecewa, karena hidup tak kan selamanya sesuai dengan keinginan kita walaupun sudah berjuang mati-matian bahkan mati beneran. Walaupun kalah dalam kompetisi, masih banyak kesempatan lain dalam hal yang sama maupun berbeda untuk menggapai ambisi (cita-cita) atau berbuat terhadap rakyat serta orang-orang yang kita cintai. Sebagaimana yang kerapkali saya ingatkan kepada kawan-kawan yang curhat mengenai kenyataan hidup, “Tuhan tidak akan pernah salah menempatkan seseorang pada posisi yang tepat di waktu yang tepat pula. Jadi tak perlu memaksakan diri atau menghujat keadaan”.

Kemampuan mengolah suasana hati dan berlapang dada dalam setiap keadaan adalah salah satu kunci kesuksesan hidup seseorang. Dengan konsep lapang dada, seseorang akan meluaskan dadanya (baca: hatinya) seumpama samudra luas yang akan mengecilkan arti segala sesuatu yang mencemari kesucian dan ketenangannya. Sebuah hikmah yang sangat logis, air segelas akan mudah tercemar oleh setetes tinta hitam, tapi air dalam samudera tak akan terpengaruh atas gelontoran tinta sebanyak apapun padanya.

Jika kita perturutkan hawa nafsu, maka akan dapat dipastikan kita akan selalu berhadapan dengan kekesalan, kekecewaan, kesumpekan, kemumetan atas apa yang terjadi di sekeliling kita. Entah itu suara knalpot motor yang meraung-raung di jalanan, Polisi yang menilang, pimpinan yang mencla-mencle, kolega yang kurang berperasaan, suami/isteri yang susah dimengerti, sistem pendidikan yang tidak adil, berita korupsi setiap hari, BBM yang harganya kian melejit, calon yang didukung dalam Pilkada kalah suara, dan sebagainya. Jika kita larut di dalamnya, maka berarti hati kita tidak cukup luas sehingga sangat mudah terinfeksi atau tercemar oleh debu-debu kotor kehidupan dalam pribadi kita yang akhirnya kian semakin tidak dewasa.

Mari kita berlapang dada menerima segala keadaan dan kenyataan hidup. Karena dengan itu kita akan merasa tenang dan tak pernah merasa kalah walaupun bukan pemenang, tapi hati kita adalah hati sang pemenang, karena tak ada yang mampu mengganjalnya dan membuat ia menjadi kotor oleh iri dengki, hasud dan dendam. Dengan lapang dada kita akan mudah tersenyum sehingga mampu membahagiakan hati sendiri dan juga orang-orang di sekeliling kita.

Mulailah berdamai dengan hati sendiri dan tebarkan kedamaian untuk negeri.

Dibawa kemana si ikan pari
Dibelah dua gunakan badik
Mari jaga kedamaian negeri
Pilkada selesai semue seperadik

Salam Damai!(*)

Pondok Kebun, 27 November 2024, jam 06.00 WIB sebelum menuju TPS

==========
AHMADI SOFYAN, akrab dikenal dengan panggilan “Atok Kulop”. Banyak menghabiskan waktu kesehariannya di Pondok Kebun di tepian sungai. 80-an lebih buku telah ia terbitkan dan lebih dari 1.000-an opininya dimuat dalam berbagai media cetak dan online.

Halaman:1234Semua Halaman

(FI)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda