JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Cara cek penerima Program Indonesia Pintar (PIP) Juni 2026 kini bisa dilakukan sepenuhnya lewat ponsel, tanpa perlu datang ke sekolah atau kantor dinas. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) membuka akses pengecekan secara daring melalui beberapa saluran resmi yang bisa diakses siapa saja, kapan saja.
Program Indonesia Pintar (PIP) menyasar siswa SD, SMP, SMA, dan SMK dari keluarga kurang mampu. Pencairan tahap Juni 2026 berlangsung hingga 30 Juni 2026, sehingga penerima perlu segera memastikan status mereka agar tidak melewatkan jadwal pengambilan dana.
Siapkan Data Ini Sebelum Mengecek
Sebelum membuka laman pengecekan, siapkan beberapa dokumen penting. Kamu butuh NISN (Nomor Induk Siswa Nasional), NIK sesuai KTP atau Kartu Keluarga, serta tanggal lahir siswa. Tanpa data ini, sistem tidak bisa menampilkan hasil pencarian.
Nama lengkap dan NIS (Nomor Induk Sekolah) juga perlu disiapkan, terutama jika pengisian formulir meminta kelengkapan data tambahan.
Cara Cek via Situs Resmi di Browser HP
Ini cara yang paling akurat. Buka browser di HP, Chrome, Safari, atau apa pun lalu ketik alamat pip.kemdikbud.go.id. Pastikan alamat itu persis sama; jangan tertipu situs tiruan.
Pilih menu Cek Penerima PIP, isi kolom NISN, NIK, dan tanggal lahir, lalu klik Cari Data. Sistem akan menampilkan salah satu dari empat status: Terdaftar, Belum Terdaftar, Sudah Cair, atau Belum Cair.
Cara Cek Lewat Aplikasi dan WhatsApp
Bagi yang lebih suka aplikasi, unduh PIP Kemendikbud di Google Play Store atau App Store. Buka aplikasi, pilih menu Cek Status, masukkan NISN dan NIK, lalu klik Tampilkan. Informasi yang muncul lebih lengkap termasuk besaran bantuan, jadwal pencairan, dan lokasi penarikan.
Kalau koneksi internet terbatas, gunakan WhatsApp atau SMS ke nomor 0811-1025-255. Ketik format: PIP [spasi] NISN [spasi] NIK, lalu kirim. Balasan biasanya masuk dalam satu kali 24 jam kerja. Nomor yang sama juga melayani pertanyaan lewat obrolan WhatsApp biasa.
Besaran Dana dan Status Pencairan Juni 2026
Nilai bantuan PIP berbeda tiap jenjang. SD mendapat Rp450.000 per tahun, SMP Rp750.000, dan SMA/SMK Rp1.000.000 per tahun.
| Jenjang | Besaran Bantuan/Tahun | Bank Penyalur |
|---|---|---|
| SD | Rp450.000 | BRI |
| SMP | Rp750.000 | BRI |
| SMA/SMK | Rp1.000.000 | BNI |
Jika status menunjukkan Sudah Cair, dana bisa langsung diambil di bank penyalur yaitu BRI untuk jenjang SD dan SMP, BNI untuk SMA dan SMK. Bawa KTP, Kartu Keluarga, dan surat keterangan dari sekolah saat pengambilan.
Status Siap Dicairkan berarti siswa perlu mengaktifkan rekening di bank mitra terlebih dahulu. Kalau masih di tahap Proses Verifikasi, data sedang dicek oleh pihak sekolah atau dinas pendidikan setempat.
Belum Terdaftar? Bisa Diusulkan Lewat Sekolah
Siswa yang belum masuk daftar penerima tidak harus pasrah. Mekanisme usulan masih terbuka melalui sekolah. Siapkan fotokopi dokumen pendukung seperti KKS (Kartu Keluarga Sejahtera), KIP, bukti kepesertaan PKH, atau SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu). Serahkan ke operator sekolah.
Pihak sekolah kemudian mengusulkan nama siswa lewat sistem Dapodik. Setelah itu, dinas pendidikan melakukan verifikasi. Hasilnya akan muncul di laman pengecekan dalam 14 hari kerja.
Satu hal yang perlu diingat: seluruh layanan pengecekan dan pendaftaran ini gratis, tanpa biaya apa pun. Jika ada pihak yang meminta bayaran dengan iming-iming mempercepat proses, itu penipuan.
Untuk bantuan lebih lanjut, Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) membuka hotline di nomor 157 (bebas pulsa), email ke [email protected], dan akun Instagram @puslapdik_dikbud.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.