Ketakutan Menyelimuti Tempat Pemungutan Suara
Polarisasi tajam ini memicu kecemasan mendalam di kalangan akar rumput. Polarisasi bukan lagi sekadar debat politik, melainkan ketakutan nyata akan konflik fisik di jalanan.
“Saat ini yang paling saya khawatirkan adalah polarisasi di antara kita, ada dua kubu yang sangat ekstrem dan potensi kekerasannya sangat mencemaskan,” ujar John Manrique, seorang pengacara di Bogota kepada kantor berita AFP.
Kekhawatiran senada diungkapkan oleh Alex Vizcaino, warga berusia 59 tahun yang memberikan suaranya di kota pesisir Barranquilla. Ia merasakan ada atmosfer yang berbeda pada pemilu kali ini.
“Ini adalah pemilu pertama di mana Anda bisa merasakan ada sedikit rasa takut. Terlalu banyak fanatisme di luar sana,” kata Vizcaino.
Pada putaran pertama, persaingan kedua kandidat memang berjalan sangat ketat seperti terlihat pada data berikut:
| Kandidat | Haluan Politik | Persentase Suara Putaran I |
|---|---|---|
| Abelardo de la Espriella | Sayap Kanan | 44% |
| Ivan Cepeda | Sayap Kiri | 41% |
Ketegangan kian memuncak setelah Presiden Gustavo Petro sempat mempertanyakan keabsahan hasil putaran pertama tanpa bukti yang kuat, menyusul kekalahan tipis Cepeda yang sebelumnya selalu unggul dalam berbagai jajak pendapat resmi.
Kembalinya Gelombang Pembunuhan Kartel
Pemilu ini digelar tepat sepuluh tahun setelah Kolombia menandatangani perjanjian damai bersejarah dengan Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC). Sayangnya, harapan perdamaian itu perlahan sirna setelah faksi-faksi pemberontak pecah dan beralih menjadi sindikat penyelundupan kokain.
Tahun lalu, otoritas keamanan Kolombia mencatat ada 14.780 kasus pembunuhan, angka tertinggi sejak tahun 2015. Salah satu korban tewas dalam rangkaian kekerasan tersebut adalah calon presiden konservatif, Miguel Uribe, yang tewas ditembak geng kriminal.
Kondisi keamanan yang terus memburuk ini membuat publik sangat menuntut kepemimpinan yang tegas, namun sekaligus cemas jika gesekan politik ini justru memicu perang saudara baru.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.