Unduh aplikasi “Cek Bansos” dari Play Store (Android) atau App Store (iOS) dan pastikan developernya tercantum Kementerian Sosial RI. Buat akun dengan menyiapkan NIK, nomor Kartu Keluarga, foto KTP, dan swafoto.
Setelah login, buka menu “Profil” untuk melihat kategori desil, atau menu “Cek Bansos” untuk melihat status bantuan aktif. Aplikasi ini juga menyediakan fitur Usul/Sanggah yang berguna kalau data yang muncul tidak sesuai kondisi sebenarnya.
Arti Hasil Pengecekan
Ada dua kemungkinan hasil yang muncul. Pertama, nama dan status “YA” artinya terdaftar di DTKS/DTSEN, kemungkinan besar masuk Desil 1–4, dan berpeluang menerima bansos. Kedua, keterangan “Tidak Terdapat Peserta/PM” artinya belum terdaftar, bisa karena dianggap mampu (Desil 5 ke atas) atau data belum masuk sistem.
Kalau merasa layak tapi tidak muncul di sistem, jangan diam. Ajukan keberatan melalui fitur Usul/Sanggah di aplikasi Cek Bansos, atau lapor langsung ke kelurahan untuk minta survei ulang oleh BPS dan Dinas Sosial. Proses verifikasi biasanya memakan waktu hingga 30 hari kerja.
Waspada Penipuan Berkedok Cek Desil
Satu peringatan keras: situs resmi pengecekan hanya cekbansos.kemensos.go.id. Tidak ada pungutan biaya apa pun dalam proses ini. Sejumlah situs palsu dan oknum “jasa cek desil berbayar” beredar di media sosial karena semuanya penipuan. Kemensos tidak pernah meminta pembayaran untuk pendaftaran atau pengecekan bansos.
Karena data desil diperbarui setiap tiga bulan oleh BPS, lakukan pengecekan secara rutin. Status yang hari ini “tidak terdaftar” bisa berubah setelah pemutakhiran berikutnya terutama bagi keluarga yang baru mengalami perubahan kondisi ekonomi signifikan.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.