Hasil cek bansos terhubung ke sistem desil DTKS. Ini artinya:
| Desil | Status Bansos |
|---|---|
| Desil 1–4 | Prioritas PKH, BPNT, dan PBI-JKN |
| Desil 5 | Berpotensi mendapat BPNT dan PBI-JKN |
| Desil 6–10 | Umumnya tidak menerima bansos reguler |
Tapi bagaimana kalau kondisi ekonomi memang susah tapi nama tidak muncul? Ada beberapa penyebab umum: NIK tidak sinkron dengan data Dukcapil, ada anggota keluarga yang berstatus ASN/TNI/Polri, kondisi ekonomi keluarga dianggap sudah membaik berdasarkan data, atau ada data ganda.
Solusinya: lapor langsung ke perangkat desa atau kelurahan untuk proses verifikasi lapangan. Petugas akan melakukan pemutakhiran data ke DTSEN.
Nominal Bansos yang Cair di 2026
Besaran bantuan bervariasi tergantung jenis dan komponen keluarga penerima. Berikut rinciannya:
| Jenis Bansos | Nominal |
|---|---|
| PKH — Ibu Hamil | Rp3.000.000/tahun |
| PKH — Anak SD | Rp900.000/tahun |
| PKH — Anak SMP | Rp1.500.000/tahun |
| PKH — Anak SMA | Rp2.000.000/tahun |
| PKH — Lansia 60+ | Rp2.400.000/tahun (Rp600.000/tahap) |
| BPNT (Sembako) | Rp200.000/bulan atau Rp600.000/tahap |
| Beras | 20 kg/bulan |
BLT Rp600 ribu yang sering disebut di media sebenarnya adalah akumulasi nilai PKH atau BPNT yang dicairkan per tahap bukan program terpisah.
Pencairan dilakukan melalui Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) atau Kantor Pos, tergantung data rekening KPM yang terdaftar di sistem Kemensos.
Kalau nama sudah terdaftar di DTKS, tinggal pantau jadwal pencairan sesuai tahap yang ditetapkan Kemensos. Kalau belum terdaftar dan memenuhi syarat, ajukan melalui aplikasi Cek Bansos atau datang langsung ke kantor desa dengan membawa KTP dan KK.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.