Jakarta, Journalarta.com – Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 2026 mulai dicairkan secara bertahap. Penyaluran dilakukan melalui Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) dan Kantor Pos Indonesia per kabupaten/kota hingga akhir September 2026.
Penerima dapat mengecek status bantuan hanya dengan NIK KTP melalui portal resmi Kemensos dalam waktu kurang dari 1 menit tanpa biaya apapun.
Nominal Bantuan Tahap 3
Program Keluarga Harapan (PKH):
• Ibu Hamil/Nifas: Rp750.000
• Anak Usia Dini/Balita: Rp750.000
• Pendidikan SD: Rp225.000
• Pendidikan SMP: Rp375.000
• Pendidikan SMA/SMK: Rp500.000
• Lansia ≥70 Tahun: Rp400.000
• Penyandang Disabilitas Berat: Rp400.000
Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT):
Total Rp600.000 untuk 3 bulan (setara Rp200.000/bulan). Dana dapat diambil tunai atau dibelanjakan di e-warung resmi terdaftar.
Cara Cek Status Penerima
Melalui Website:
1. Kunjungi https://cekbansos.kemensos.go.id
2. Masukkan 16 digit NIK sesuai e-KTP
3. Ketik kode verifikasi yang terlihat
4. Klik “CARI DATA”
5. Data langsung muncul: nama lengkap, status penerima, jenis bansos, dan periode pencairan
Melalui Aplikasi Resmi:
Unduh aplikasi “Cek Bansos” dari Google Play Store atau App Store, masukkan NIK, dan klik menu “Cari Data”.
Tautan dan Kontak Resmi
Hanya gunakan situs berdomain .go.id untuk keamanan:
• Portal Cek Bansos: https://cekbansos.kemensos.go.id
• Website Kemensos: https://kemensos.go.id
• Call Center: 1500299
• Email: [email protected]
• WhatsApp: 0811-100-2999
Hati-Hati Penipuan
Pengecekan status bansos sepenuhnya gratis dan tidak ada biaya tersembunyi. Waspada terhadap tautan mencurigakan yang menawarkan “mempercepat pencairan” dengan biaya tambahan. Data resmi penerima tercatat dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Jika belum terdaftar, ajukan usulan mandiri melalui aplikasi resmi atau kantor desa/kelurahan setempat.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.