Senin, 6 Juli 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI BISNIS

Purbaya: Investor Jangan Takut, Lapor Satgas Jika Ada Gangguan

Purbaya menyoroti gangguan investasi dan Satgas
Purbaya menegaskan investor tak perlu takut. (Ilustrasi: AI)

Bagi pelaku usaha, stabilitas rupiah berarti kepastian yang lebih baik dalam menghitung biaya. Bagi konsumen, efeknya bisa muncul pada harga barang impor, produk elektronik, sampai bahan baku industri yang masih bergantung pada pasokan luar negeri.

Satgas bottlenecking dibuka untuk investor

Bagian yang paling langsung menyentuh dunia usaha adalah soal Satgas bottle necking. Purbaya mengatakan satgas itu sudah membantu mengurai sejumlah hambatan investasi lewat kerja sama Kementerian Keuangan dan kementerian/lembaga terkait.

Ia memberi contoh proyek pembangkit waste energy di Sulawesi yang menurut dia berhasil diatasi melalui koordinasi lintas instansi. Kasus seperti ini, kata Purbaya, menunjukkan bahwa masalah investasi sering kali bukan pada minat investor, melainkan pada hambatan yang menumpuk di tengah jalan.

Karena itu, ia meminta investor jangan takut melapor. Kalau ada gangguan investasi, laporkan ke satgas. Pemerintah, lanjutnya, ingin hambatan seperti izin, koordinasi teknis, atau proses yang tersendat bisa dibongkar satu per satu.

Pesan ini relevan untuk pembaca yang bergerak di dunia usaha. Proyek yang tertahan bukan cuma soal jadwal molor. Ada biaya modal, biaya tenaga kerja, dan peluang pasar yang ikut hilang kalau masalahnya dibiarkan terlalu lama.

Belanja K/L akan diawasi lebih ketat

Purbaya juga menyoroti belanja kementerian dan lembaga. Ia mendorong setiap K/L memaksimalkan belanja agar menjadi penopang ekonomi. Jika ada unit yang lambat atau tak memenuhi target, pemerintah akan mengatur ulang pada tahun berikutnya.

Ia menambahkan, pengawasan belanja K/L akan diperketat supaya anggaran benar-benar berdampak ke ekonomi dan pembangunan. Ini sejalan dengan arah kebijakan yang ingin memastikan uang negara cepat bergerak ke kegiatan produktif, bukan tertahan di administrasi.

Di sisi lain, Purbaya juga menyebut pemerintah masih mengkaji insentif untuk paruh kedua 2026. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah insentif untuk kendaraan listrik. Ada pula pembahasan mengenai subsidi bagi masyarakat lanjut usia, meski keputusan akhirnya masih menunggu arahan Presiden.

Artinya, ruang fiskal tidak hanya dipakai untuk menahan risiko, tetapi juga untuk mendorong sektor tertentu yang dinilai punya efek pengganda ke ekonomi. Namun semua itu tetap akan ditimbang bersama kemampuan APBN dan prioritas kebijakan pemerintah.

Dengan nada yang cukup lugas, Purbaya menutup pesan utamanya untuk dunia usaha. Bila ada hambatan, jangan diam. Laporkan ke Satgas. Pemerintah, kata dia, sudah menyiapkan jalurnya agar gangguan investasi tidak berubah menjadi masalah yang lebih besar bagi ekonomi nasional.

“Investor jangan takut. Kalau ada gangguan, lapor saja ke Satgas,” ujar Purbaya dalam dialog tersebut.

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda