Krisis bahan bakar mulai terasa di dalam negeri Rusia. Bandara Yaroslavl sempat ditutup sementara, sementara sejumlah bandara lain di selatan dan barat Rusia juga menghentikan layanan sebentar. Di wilayah Irkutsk, Siberia, Gubernur Igor Kobzev bahkan mengumumkan pembatasan penjualan bahan bakar bagi warga, dengan batas maksimal 50 liter per kendaraan per hari di SPBU milik Rosneft.
Di wilayah Siberia lain, dua jaringan SPBU swasta juga dilaporkan membatasi penjualan akibat gangguan pasokan. Kondisi ini memperlihatkan tekanan tidak hanya menyentuh garis depan, tapi juga kehidupan harian warga Rusia yang bergantung pada distribusi bahan bakar.
Putin sendiri menyinggung situasi itu dalam konferensi partai United Russia. Ia mengatakan Rusia sedang melewati masa sulit, namun tetap akan memenuhi seluruh kewajiban sosial kepada warga. Ia juga menegaskan program pembangunan strategis, termasuk perumahan, jalan, dan lapangan kerja, tetap berjalan.
“Kami sedang melewati masa sulit, tetapi ini mengajarkan banyak hal,” kata Putin. “Kami akan terus membangun perumahan dan jalan, menciptakan pekerjaan baru, modern, dan bergaji tinggi.”
Balasan serangan terus berlanjut di kedua pihak
Di sisi lain, perang udara juga terus menelan korban di Ukraina. Otoritas di Zaporizhzhia mengatakan bom udara Rusia menewaskan dua orang dan melukai 16 lainnya, termasuk dua anak. Sementara itu, di wilayah perbatasan Belgorod, satu orang tewas dan satu orang terluka akibat serangan drone Ukraina, menurut pejabat setempat.
Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim pasukannya menembak jatuh 213 drone Ukraina dalam semalam, termasuk di atas wilayah Rusia, Crimea yang diduduki, serta Laut Hitam dan Laut Azov. Angka itu belum bisa diverifikasi secara independen, namun menunjukkan skala serangan yang terus membesar.
Angkatan udara Ukraina juga melaporkan Rusia menyerang dengan 142 drone serang jarak jauh dan delapan rudal semalam. Dari jumlah itu, 125 drone dan tujuh rudal disebut berhasil ditembak jatuh. Perang infrastruktur seperti ini membuat konflik makin jauh dari garis depan tradisional. Dan harga yang dibayar warga sipil terus naik.
Bagi pembaca, ini penting karena tekanan atas energi Rusia bisa memengaruhi harga dan pasokan di wilayah yang lebih luas, sementara eskalasi perang udara masih jauh dari kata reda. Satu fakta menggigit: Rusia mengklaim menembak jatuh 213 drone Ukraina dalam satu malam.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.