Senin, 6 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Undian Wimbledon Dinilai Tak Ramah, Draper Langsung Hadapi Fritz

Undian Wimbledon dan lawan berat Jack Draper di rumput
Undian Wimbledon dinilai berat untuk Jack Draper dan Emma Raducanu. (Ilustrasi: AI)

“Kalau melihat kertasnya, ini laga blockbuster. Tapi untuk Draper, undiannya bisa jauh lebih baik,” kata Salmon dalam kolomnya di Sky Sports, yang juga menayangkan ATP dan WTA Tour secara langsung.

Cam Norrie diuntungkan, Raducanu dapat ujian awal

Di sektor putra, kabar yang lebih ringan datang untuk unggulan ke-26 Cam Norrie. Ia akan menghadapi petenis kualifikasi asal Amerika Serikat, Michael Zheng, yang baru berada di peringkat 143 dunia dan baru mencicipi main draw Grand Slam untuk kedua kalinya. Jan Choinski, petenis Inggris lain yang lolos lewat peringkat, berjumpa Vit Kopriva, lawan yang posisinya masih lebih tinggi 39 tingkat.

Nama-nama dari jalur kualifikasi juga menarik. Max Basing, 23 tahun, lolos setelah duel lima set yang melelahkan. Ia akan melawan Shintaro Mochizuki. Billy Harris, yang sempat ramai dibahas karena tak mendapat wild card, justru menembus undian utama dan langsung bertemu unggulan ke-19 Karen Khachanov. Ollie Tarvet, yang kembali sukses melewati kualifikasi seperti tahun lalu, menghadapi unggulan ke-25 Arthur Rinderknech.

Di sektor putri, Emma Raducanu menjadi sorotan utama. Petenis unggulan ke-30 itu datang dengan modal final Queen’s yang mengantarnya kembali mendapat status unggulan di Wimbledon. Ia membuka laga melawan Antonia Ruzic, lawan yang pernah mengalahkannya di Dubai awal tahun ini saat Raducanu sedang sakit virus.

Jika menang, Raducanu bisa bertemu Harriet Dart atau Jelena Ostapenko, lalu di babak berikutnya mungkin sudah menunggu Aryna Sabalenka, petenis nomor satu dunia. Jalurnya terasa padat. Tapi begitulah grass court. Sekali terpeleset, habis.

Boulter, Jones, dan nama baru di sektor putri

Katie Boulter juga masuk daftar yang diawasi. Petenis peringkat 59 dunia itu akan melawan kualifikasi Tyra Grant. Boulter datang dengan modal semifinal Queen’s dan musim panas yang sibuk, termasuk rencana pernikahan yang makin dekat dengan petenis Australia Alex de Minaur. Fran Jones, yang mengaku menjalani musim paling berat di tur tahun ini, membuka kampanye melawan Diane Parry dari Prancis.

Di kelompok pemain wild card, Alicia Dudeney jadi nama yang patut dicatat. Ia mendapat tiket main draw setelah musim kuat di level ITF, meraih empat gelar, lalu membukukan kemenangan pertamanya atas pemain 100 besar di Nottingham. Lawan pertamanya adalah Alycia Parks dari Amerika Serikat. Ada juga Katie Swan, Harriet Dart, dan beberapa nama lain yang membuat sektor putri Inggris terasa lebih tebal dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Salmon menutup penilaiannya dengan nada realistis. Inggris punya banyak wakil, tapi draw tidak selalu bersahabat. Ada yang dapat jalan landai. Ada pula yang langsung masuk bara. Untuk Draper, tantangannya sudah datang di ronde pertama. Untuk Raducanu, tiket menuju pekan kedua akan menuntut fokus penuh sejak bola pertama dipukul.

“Draper, Raducanu, dan beberapa nama lain memang punya peluang. Tapi undian seperti ini menuntut mereka tampil tajam sejak awal,” ujar Salmon.

Wimbledon sendiri kembali menyuguhkan campuran harapan, tekanan, dan drama khas rumput London. Bagi Inggris, satu kemenangan awal bisa mengubah suasana. Satu kekalahan dini bisa mengubah narasi. Dan tahun ini, semua itu terasa lebih cepat datang.

Halaman:12Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda