Senin, 6 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

160 Polisi Kawal Timnas Korea Pulang Usai Gagal di Piala Dunia

160 Polisi Kawal Timnas Korea Pulang Usai Gagal di Piala Dunia
Kepulangan skuad Korea Selatan dari Piala Dunia 2026 seharusnya menjadi momen refleksi. (Ilustrasi: AI)

SEOUL — Kepulangan skuad Korea Selatan dari Piala Dunia 2026 seharusnya menjadi momen refleksi. Yang terjadi malah menjadi operasi pengamanan darurat, setelah ancaman pembunuhan terhadap pelatih mereka beredar luas di internet.

Kepolisian Metropolitan Incheon mengonfirmasi akan mengerahkan 160 personel pada Selasa (1/7) untuk mengawal kedatangan timnas di Bandara Internasional Incheon. Operator bandara turut menyiapkan 25 staf keamanan tambahan — termasuk penjaga khusus dan pegawai anak perusahaan — untuk mengantisipasi segala kemungkinan, demikian dilaporkan The Korea Herald. Tidak ada acara penyambutan. Tidak ada karpet merah. Hanya kawalan polisi berlapis.

Ancaman Pembunuhan yang Mengubah Segalanya

Semuanya bermula dari satu unggahan di internet. Seseorang menulis ancaman akan membunuh Hong Myung-bo, pelatih kepala timnas Korea yang mengundurkan diri tak lama setelah negaranya tersingkir dari fase grup Piala Dunia 2026 pada 28 Juni lalu.

Hong bukan nama asing di sepak bola Korea. Ia adalah legenda — bek senior yang pernah bermain di empat Piala Dunia berturut-turut antara 1990 hingga 2002, dan kapten saat Taeguk Warriors menembus semifinal di kandang sendiri dua dekade lalu. Tapi semua warisan itu seolah tak berarti dalam hitungan jam setelah peluit panjang babak penyisihan grup berbunyi.

Netizen Korea langsung mengecapnya “pelatih terburuk dalam sejarah sepak bola Korea Selatan.” Sejumlah restoran bahkan dilaporkan menolak kehadirannya. The Chosun Daily melaporkan tekanan sosial terhadap Hong begitu masif hingga keselamatannya menjadi prioritas aparat keamanan. Polisi berencana memisahkan jalur kedatangan umum dengan jalur yang digunakan para pemain, sembari menjaga ketertiban di area arrival hall agar penumpang lain tidak terganggu.

Peringkat 34: Tamparan yang Tak Terbayangkan

Korea Selatan masuk Piala Dunia 2026 dengan ekspektasi tinggi. Skuad yang diisi nama-nama bermain di liga-liga top Eropa, ditambah kedalaman bench yang dianggap memadai, membuat publik optimistis. Tapi turnamen berbicara berbeda.

Tiga pertandingan. Lalu pulang.

Posisi akhir mereka: peringkat 34 dari seluruh 48 peserta — gagal menembus babak 32 besar, alias babak gugur pertama yang diikuti semua tim lolos penyisihan. Bagi negara yang pernah menembus semifinal Piala Dunia 2002 di kandang sendiri dan menjadi salah satu kekuatan Asia yang konsisten hadir di putaran final, ini bukan sekadar hasil buruk. Ini adalah salah satu kekalahan paling mengejutkan di turnamen kali ini.

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda