JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Aplikasi perpesanan Telegram meluncurkan serangkaian fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) teranyar pada Juli 2026, termasuk AI Summaries dan editor teks. Di saat yang sama, platform dengan 950 juta pengguna ini menghadapi pemblokiran sementara oleh pemerintah India menyusul kasus kebocoran soal ujian.
Inovasi AI ini diperkenalkan untuk meningkatkan pengalaman pengguna, sementara tantangan regulasi di India menyoroti isu keamanan data dan penyalahgunaan platform. Ini menjadi periode sibuk bagi Telegram yang terus berupaya menyeimbangkan inovasi dan tanggung jawab.
Fitur AI Summaries dan AI Text Editor Resmi Meluncur

Telegram resmi merilis dua fitur AI besar pada awal 2026. Pertama, AI Summaries memungkinkan pengguna merangkum otomatis postingan panjang di saluran atau grup, memudahkan mereka menangkap inti informasi tanpa harus membaca seluruh percakapan. Fitur ini sangat berguna bagi mereka yang sering mengikuti saluran berita atau diskusi panjang.
Kedua, AI Text Editor. Editor teks berbasis AI ini terintegrasi langsung ke dalam kolom obrolan, mampu memperbaiki tata bahasa, mengubah gaya bahasa, bahkan menerjemahkan pesan secara instan. Ini tentu akan mempermudah komunikasi lintas bahasa dan memastikan pesan tersampaikan dengan lebih jelas dan profesional. Uniknya, AI ini disebut beroperasi menggunakan Cocoon Network, sebuah jaringan terdesentralisasi open-source yang mengklaim menjaga privasi data dengan mengenkripsi semua permintaan.
Desain Liquid Glass iOS dan Update April 2026
Pengguna iOS kini bisa menikmati tampilan baru Telegram dengan dukungan penuh Liquid Glass. Desain ini menghadirkan efek transparan dan refraksi cahaya yang dinamis, memberikan sentuhan visual modern dan elegan. Pengguna dapat menyesuaikan pengaturan ini di bagian “Settings > Power Saving” untuk mengoptimalkan penggunaan baterai perangkat mereka.
Pada April 2026, Telegram juga meluncurkan beberapa pembaruan signifikan. Di antaranya adalah Polls 2.0 yang memungkinkan penambahan media, lokasi, timer, dan notifikasi saat ada partisipan yang memilih. Kemudian, dukungan untuk Live & Motion Photos, memungkinkan pengguna iPhone dan Android berbagi foto hidup. Terakhir, ada fitur khusus iPhone untuk memindai dokumen dan langsung mengubahnya menjadi format PDF.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.