Sabtu, 18 Juli 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Zelenskiy Minta Maaf ke Polandia soal Penghormatan Unit Militer

Presiden Zelenskiy dan pemimpin Polandia dalam pertemuan diplomasi untuk memperbaiki hubungan bilateral
Presiden Zelenskiy ambil langkah memperbaiki hubungan dengan Polandia melalui pertemuan khusus pejabat tinggi. (Ilustrasi: AI)

KYIV — Presiden Volodymyr Zelenskiy bergerak cepat memperbaiki hubungan dengan sekutu kunci Polandia setelah kontroversi keputusan menghormati unit tentara Ukraina yang melibatkan pembunuhan warga Polandia di masa Perang Dunia II.

Zelenskiy memimpin pertemuan pejabat senior Jumat lalu khusus membahas relasi dengan Polandia. Dia berjanji memperluas penyelidikan pembunuhan etnis Polandia oleh kelompok bersenjata Tentara Pemberontak Ukraina (UPA) dan membuka arsip intelijen negara.

Krisis dimulai saat Zelenskiy mengumumkan rencana menghargai sebuah unit tentara Ukraina dengan nama UPA pada Mei lalu. Presiden Polandia Karol Nawrocki merespons keras: mencabut penghargaan tertinggi Polandia dari Zelenskiy. Langkah dramatis itu menandai ketegangan serius di antara dua negara.

“Prioritasnya jelas: semua orang di Eropa membutuhkan relasi tetangga yang baik, setara, saling menguntungkan, dibangun atas dasar saling menghormati,” Zelenskiy menulis di X usai rapat, berusaha menenangkan kemarahan Polandia.

“Polandia memberikan dukungan signifikan kepada Ukraina sejak invasi Rusia skala penuh dimulai 2022. Kami bersyukur pada Polandia,” tambahnya dengan nada yang jauh lebih lunak dibanding posisi sebelumnya.

Arsip Dibuka, Hubungan Dilepas

Perdana Menteri Polandia Donald Tusk merespons positif pernyataan Zelenskiy. “Kami siap dialog serius dan persahabatan soal isu yang menyatukan dan memisahkan kita hari ini,” tulis Tusk di media sosial, menunjukkan kesediaan untuk menerima langkah perbaikan dari Kyiv.

Di pertemuan tersebut, Zelenskiy menjanjikan sejumlah tindakan diplomasi baru. Pemerintah akan membuka arsip Layanan Keamanan Ukraina dan Layanan Intelijen Asing tentang pembunuhan massal warga sipil Polandia etnis di wilayah Volhynia—kini berada di barat laut Ukraina.

Pihaknya juga akan fokus menggali jenazah korban, memperluas dialog, dan menyediakan dana untuk lembaga penelitian sejarah Ukraina.

Sejarawan menyebutkan bahwa UPA dan kelompok nasionalis sekutu membunuh antara 70.000 hingga 100.000 orang Polandia di sana dari 1943 hingga 1945. Motivasi mereka: menghapus populasi Polandia dari wilayah yang kelak menjadi Ukraina. Sebagai balasan, ribuan Ukraina juga tewas dalam pembunuhan represif.

Dua Pandangan Sejarah Bertentangan

Soal penghormatan unit militer, pejabat Ukraina belum memberi sinyal akan membatalkan keputusan itu. Mereka mengatakan hak Ukraina memilih pahlawan siapa yang ingin dihormati. Sebagian warga Ukraina memandang UPA sebagai pahlawan karena berjuang melawan penjajah Nazi Jerman dan Uni Soviet, serta simbol perjuangan Kyiv meraih kemerdekaan dari Moskow.

Perbedaan perspektif ini mencerminkan borok sejarah yang belum sepenuhnya disembuhkan. Bagi Polandia, UPA adalah pelaku kejahatan massal. Bagi sejumlah Ukraina, mereka adalah simbol anti-imperialisme. Zelenskiy mencoba menavigasi kedua pandangan dengan tetap terbuka menyelidiki kejahatan masa lalu sambil tak mengorbankan identitas nasional Ukraina.

Langkah Zelenskiy menunjukkan betapa pentingnya Ukraina mempertahankan aliansi dengan Polandia. Sejak invasi Rusia 2022, Polandia menjadi salah satu pendukung paling konsisten: mengirim senjata, menerima jutaan pengungsi, dan memberikan dukungan diplomatik di tingkat Eropa.

Kehilangan dukungan dari Polandia adalah risiko yang tidak bisa ditoleransi Kyiv, khususnya ketika Ukraina masih bergulat dengan perang berlanjutan melawan Rusia.

Pertemuan Jumat itu merupakan upaya Zelenskiy menunjukkan komitmen mengatasi masalah dengan pendekatan serius: membuka dokumen rahasia, memperdalam investigasi, dan mengakui kepentingan Polandia.

Walau keputusan menghormati UPA tetap berlaku, momentum perbaikan hubungan kini mulai terlihat di antara dua negara yang tetap berkomitmen pada aliansi strategis mereka.

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda