Selasa, 21 Juli 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

DPR Resmi Tetapkan 9 Anggota KPI Pusat Periode 2026-2029, Ini Daftar Nama yang Lolos

DPR Resmi Tetapkan 9 Anggota KPI Pusat Periode 2026-2029, Ini Daftar Nama yang
Foto: en.dpr.go.id

DPR RI secara resmi mengetok palu pengesahan sembilan anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat periode 2026-2029. Keputusan ini lahir dalam Rapat Paripurna yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 21 Juli 2026. Penetapan ini sekaligus mengakhiri serangkaian uji kelayakan panjang yang menyaring puluhan kandidat dari berbagai latar belakang.

Ketua DPR RI, Puan Maharani, memimpin langsung jalannya rapat paripurna tersebut. Keputusan diambil melalui mekanisme musyawarah untuk mufakat, sebuah pola yang disepakati fraksi-fraksi di Senayan setelah mendengar laporan hasil kerja Komisi I DPR RI. Suasana ruang rapat terpantau tenang, menandai persetujuan kolektif terhadap nama-nama yang telah melalui proses seleksi ketat di Komisi I.

Jejak Seleksi yang Terjal

Perjalanan mencari sembilan pengawal layar kaca ini tidak sebentar. Sukamta, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, membeberkan detail di balik layar. Sebenarnya ada 27 orang yang mendaftar. Namun, di tengah proses, satu nama yakni Kabul Indrawan memilih mundur. Langkah ini membuat kursi persaingan menyisakan 26 orang yang harus beradu visi di depan anggota dewan.

Para calon menjalani dua fase ujian berat. Pertama, pemaparan rencana kerja. Mereka harus meyakinkan Komisi I bahwa mereka punya peta jalan jelas untuk membenahi dunia penyiaran tanah air. Fase kedua adalah sesi pendalaman.

Di sini, para anggota dewan tidak segan melontarkan pertanyaan tajam mengenai wawasan regulasi, etika penyiaran, hingga pemahaman mendalam tentang Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran.

Tepat pada 15 Juli 2026, Komisi I menggelar rapat internal tertutup. Suasananya cukup alot untuk mengerucutkan 26 nama menjadi sembilan orang terbaik. Bukan sekadar memilih komisioner, dewan juga menetapkan tiga nama cadangan untuk kebutuhan Penggantian Antar Waktu (PAW).

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi kekosongan jabatan di masa depan, demi memastikan roda organisasi KPI Pusat tidak terhenti.

Daftar Sembilan Nama Terpilih

Berdasarkan hasil pleno Komisi I yang disahkan DPR, berikut adalah nama-nama yang bakal menakhodai KPI Pusat periode 2026-2029: Mohamad Reza, Taufik Tanjung, Aliyah Sahab, Budi Arisandi, Citra Permatasari, Dwi Anggoro, Fajar Firmansyah, Gusti Ayu Komang, dan Hendra Wijaya.

Mereka yang terpilih nantinya akan memikul beban pengawasan penyiaran di tengah arus informasi yang kian masif dan tak terbendung.

Tugas para komisioner ini memang tidak main-main. Industri penyiaran saat ini sedang berada di persimpangan jalan. Konsumsi masyarakat bergeser, dari televisi konvensional menuju platform digital serta layanan streaming yang nyaris tanpa batas. Pengawasan konten, perlindungan hak publik, hingga menjaga etika di ruang siar menjadi agenda utama yang menunggu sentuhan tangan dingin mereka.

Ekspektasi di Pundak Komisioner Baru

Sukamta dalam laporannya menekankan urgensi profesionalisme. Menurutnya, anggota KPI Pusat terpilih bukan cuma sekadar simbol regulasi. Mereka adalah wasit yang harus menjaga keseimbangan antara kebebasan berekspresi media dan perlindungan publik dari konten yang merusak. Dewan menaruh ekspektasi tinggi agar para komisioner baru bisa bekerja dengan transparan dan akuntabel.

Amanat yang mereka pikul berlandaskan pada Undang-Undang Penyiaran yang memberikan wewenang penuh kepada KPI sebagai lembaga independen. Tantangan mereka bukan lagi sekadar memantau frekuensi, melainkan menghadapi tantangan konvergensi media yang menuntut adaptasi cepat. Keputusan hari ini resmi mengikat kesembilan nama tersebut untuk segera menjalankan mandat lima tahun ke depan.

Kini, publik menunggu realisasi janji rencana kerja yang sempat mereka paparkan di depan Komisi I. Masa depan wajah penyiaran nasional ada di tangan mereka yang baru saja dikukuhkan. Langkah selanjutnya adalah pelantikan resmi, yang akan menjadi tanda dimulainya era baru kepemimpinan KPI Pusat hingga 2029 mendatang.

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda