Sabtu, 25 Juli 2026 WIB
BREAKING
POLITIK PEMERINTAHAN

Partai Demokrat Pilih Carolina Selatan untuk Kontes Nominasi 2028

Ruang sidang Komite Peraturan dan Ketentuan DNC yang memilih Carolina Selatan sebagai kontes nominasi pertama Demokrat 2028
Komite Peraturan dan Ketentuan DNC memilih Carolina Selatan menjadi negara bagian pertama dalam jadwal nominasi presidensial Demokrat 2028. (Ilustrasi: AI)

WASHINGTON — Partai Demokrat Amerika memilih Carolina Selatan sebagai negara bagian pertama dalam jadwal nominasi presidensial 2028 mereka. Keputusan ini, disetujui Jumat lalu oleh Komite Peraturan dan Ketentuan Dasar DNC, menandai pemutusan dramatis dari tradisi puluhan tahun dengan mengeluarkan Iowa dari posisi teratas.

Pokok Peristiwa

Langkah strategis ini mencerminkan upaya Demokrat untuk memberikan pengaruh lebih besar kepada negara bagian yang lebih beragam secara rasial, khususnya dengan basis pemilih Black dan Latino.

Jaime Harrison, mantan ketua DNC yang hadir pada pemungutan suara, menekankan signifikansi keputusan ini.

“Saya pikir kami membutuhkan pernyataan kuat untuk mengatakan kepada anggota paling setia partai kami, yaitu pemilih Black, bahwa kami akan berdiri bersama kalian,” kata Harrison, yang juga memimpin Partai Demokrat Carolina Selatan.

Dia menambahkan bahwa keputusan ini penting untuk menunjukkan bahwa suara mereka didengar dan dihargai.

Keputusan Komite Peraturan dan Ketentuan masih memerlukan persetujuan dari organisasi penuh DNC, yang dijadwalkan bertemu pada Agustus mendatang.

Carolina Selatan dan Nevada telah berlomba untuk mendapatkan posisi yang ditunggu-tunggu ini. Kedua negara bagian telah secara agresif berkampanye untuk menjadi yang pertama.

Konteks

Menurut jadwal yang direkomendasikan, Carolina Selatan akan mengadakan pemilihan utama pada 22 Januari 2028, diikuti oleh Nevada dan New Hampshire. New Mexico, Michigan, dan Virginia juga diizinkan untuk mengadakan kontes awal sebelum Super Tuesday pada 7 Maret 2028.

Keputusan ini memiliki akar dalam pencapaian Biden di 2020 dan 2024. Presiden Joe Biden berhasil mendorong pergerakan Carolina Selatan ke depan kalender Demokrat 2024 setelah negara bagian itu menghidupkan kembali kampanye presidennya yang berjuang pada 2020. Carolina Selatan telah lama menjadi kontes pertama Selatan dan berfungsi sebagai tes kunci dukungan calon terhadap pemilih Black.

Para pemimpin Demokrat dari segelintir negara bagian Selatan telah melobi untuk Carolina Selatan memainkan kembali perannya sebagai pemegang kontes pertama di negara bangsa partai. Dalam surat kepada DNC, mereka berpendapat bahwa negara bagian mewakili dengan terbaik lapangan bermain awal untuk calon presidensial membangun koalisi yang diperlukan untuk menang.

Perubahan kalender ini mencerminkan upaya Demokrat selama bertahun-tahun. Iowa dan New Hampshire, dua negara bagian dengan pemilih yang sangat putih secara demografis, selama ini memimpin kalender. Kini Demokrat berusaha memberikan suara lebih besar kepada negara bagian yang lebih mencerminkan koalisi beragam mereka.

Dampak dan Langkah Berikutnya

Pada sidang Jumat, Jane Kleeb, ketua Partai Demokrat Nebraska, membela Carolina Selatan dengan pernyataan kuat: “Pemilih Black tidak hanya muncul untuk partai ini pada 2020. Mereka menyelamatkan kami,” katanya. “Mereka menyelamatkan seluruh negara kami dari Donald Trump.”

Namun pendukung Nevada menyukai masa depan negara bagian mereka dalam koalisi Demokrat. Artie Blanco dari Nevada, wakil ketua DNC, berargumen bahwa Nevada adalah “negara bagian medan pertempuran” di mana pemilih Latino memainkan peran yang semakin besar. “Kami memenangkan pemilihan karena kami tidak meninggalkan pemilih apa pun,” katanya.

Keputusan kalender ini akan membentuk babak pembukaan apa yang diharapkan menjadi nominasi presidensial Demokrat yang ramai. Tanpa seorang petahana atau pemimpin jelas di garis depan, negara bagian yang memilih pertama bisa sekali lagi memainkan peran yang terlalu besar dalam menentukan calon mana yang mendapat momentum, menarik donor, dan muncul sebagai pesaing yang layak.

Sementara itu, Partai Republik masih perlu menyelesaikan kalender mereka. Mereka diperkirakan akan tetap pada barisan awal tradisional mereka yang dipimpin Iowa dan New Hampshire.

Keputusan kalender ini adalah salah satu tonggak pertama dalam apa yang diharapkan menjadi lari cepat dua tahun yang bergejolak menuju nominasi Demokrat. Belum ada pemilihan utama Demokrat yang benar-benar terbuka—tanpa presiden petahana atau pemimpin dominan—dalam hampir dua dekade terakhir.

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda