BANGKA BARAT, JOURNALARTA.COM – Polres Bangka Barat tangkap pencuri sawit PT BPL di Desa Kacung, Kecamatan Kelapa, setelah dua pria diduga berulang kali mencuri buah kelapa sawit di areal perkebunan milik perusahaan itu. Penangkapan dilakukan jajaran Polsek Kelapa setelah salah satu pelaku tertangkap tangan oleh penjaga kebun pada Kamis (16/7/2026).
Kasus ini ikut membuka dugaan bahwa aksi serupa tidak baru sekali terjadi. Polisi menahan dua tersangka, sementara penyidik masih mendalami kemungkinan adanya pencurian lain di lokasi yang sama.
Polres Bangka Barat tangkap pencuri sawit PT BPL usai laporan perusahaan
Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan pengungkapan kasus berawal dari laporan pihak perusahaan. Setelah laporan masuk, Unit Reskrim Polsek Kelapa bergerak melakukan penyelidikan dan pengembangan.
“Dari hasil penyelidikan dan pengembangan yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Kelapa, kami berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat dalam tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam Pasal 477 ayat (1) huruf g Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP,” ujar Iptu Yos, Jumat (24/7/2026).
Menurut polisi, pelaku pertama berinisial S alias Midun (33) lebih dulu diamankan usai kedapatan mencuri. Dari pemeriksaan, ia mengaku sempat mengambil tujuh janjang buah sawit pada pagi hari dan berhasil menjualnya. Belum berhenti di situ. Ia kembali ke lokasi untuk melakukan pencurian kedua kalinya, sampai akhirnya tertangkap petugas keamanan perusahaan.
Pelaku kedua ditangkap di Desa Dendang
Penyidik tak berhenti pada penangkapan S. Dari keterangan tersangka, kesaksian warga, dan bukti yang dikumpulkan, polisi kemudian mengidentifikasi pelaku kedua berinisial I alias Maeel (44). Ia ditangkap di kediamannya di Desa Dendang pada Rabu (22/7/2026).
I diduga turut terlibat dan beberapa kali melakukan pencurian di areal yang sama. Polisi belum merinci berapa kali aksi itu dilakukan, tetapi dugaan berulang menjadi salah satu fokus pendalaman penyidik saat ini.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.