Pernyataan itu menandai berubahnya nada diplomasi. Harapan untuk kembali ke meja perundingan sempat muncul ketika jeda baku tembak terlihat terjadi, tetapi perkembangan terbaru justru menutup ruang itu untuk sementara.
Taruhan besar bagi pasar energi dan keamanan kawasan
Serangan AS ke Iran bukan cuma soal balas membalas militer. Pasar energi, pelayaran, dan negara-negara di kawasan ikut menanggung dampaknya. Financial Post, mengutip Bloomberg, melaporkan bahwa kekhawatiran pasar sempat mendorong harga minyak naik setelah serangan Iran ke pangkalan militer AS di Yordania. Saat konflik masuk fase baru, risiko gangguan suplai kembali jadi perhatian utama.
Di saat yang sama, Iran juga disebut makin dekat pada perubahan sensitif dalam harga bensin. Pemerintah menghadapi jarak yang makin lebar antara produksi dan konsumsi bahan bakar, di tengah konflik yang belum mereda.
Pada 25 Juli, juru bicara pemerintah Fatemeh Mohajerani mengatakan perubahan harga atau pembatasan distribusi “certain and unavoidable”, meski pemerintah belum memastikan apakah langkahnya lewat kuota baru, kenaikan harga, atau keduanya.
Di luar Iran, laporan lain menambah rumit situasi. Ambrey, perusahaan keamanan maritim asal Inggris, pada Rabu merilis penilaian awal bahwa sebuah drone menghantam kapal penyimpanan gas milik AS di pelabuhan Damietta, Mesir.
Kementerian Minyak Mesir mengonfirmasi adanya kebakaran di pelabuhan itu dan menyebut api berhasil ditangani segera tanpa korban, tetapi belum menyebut penyebabnya. Jika serangan itu benar terkait Iran atau sekutunya, eskalasinya bakal makin tajam.
Saudi Arabia dan Amerika Serikat juga pada Rabu mengumumkan serangan terhadap militan yang didukung Iran di Irak, langkah yang langsung dikecam Baghdad. Dengan rangkaian kejadian itu, konflik yang sempat memberi jeda singkat kembali bergerak ke arah yang lebih luas dan lebih sulit dikendalikan.
Untuk saat ini, CENTCOM sudah mengumumkan langkah militernya, sementara laporan dari Iran belum memberi gambaran utuh tentang skala kerusakan di Qeshm, Abadan, dan Bushehr. Yang jelas, pukul 8 p.m. ET menjadi titik baru dalam konflik yang terus meluas.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.